
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Nama Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Soppeng, A Mahmud kembali dicatut orang tak dikenal dengan meminta uang sebesar Rp 7,5 juta dalam kepengurusan administrasi tunjangan dana pensiun.
A Mahmud mengatakan, hal tersebut baru diketahuinya setelah korban mendatangi kantor BKD Soppeng untuk melaporkan penelpon gelap yang diterimanya serta mengaku sebagai kepala BKD. Baca Juga : APBD Soppeng Tahun 2017 Rp1,1 Triliun
“Pelaku yang mengatas namakan saya mengaku berada di PT Taspen Makassar untuk pengurusan dana pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS),” ujar Mahmud saat ditemui diruang kerjanya, Rabu, (30/11/2016).
Menurutnya pencatutan namanya sudah dua kali terjadi selama ia menjabat di BKD. Baca Juga : Bupati Soppeng Dorong Nurdin Halid Maju di Pilgub Sulsel
“Nama saya juga disebut pelaku yang tak bertanggung jawab dengan meminta sejumlah uang dalam kepengurusan CPNS,” katanya.
Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tak muda percaya dengan adanya penelpon yang mengatasnamakan BKD dalam kepengurusan apa pun tanpa ada bukti akurat. Baca Juga : 10 Desa di Soppeng Gelar Pilkades Serentak
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, jangan percaya informasi yang hanya melalui telepon, apa lagi mengatas namakan kepala BKD Soppeng tanpa mengecek secara langsung, apalagi tak ada bukti yang bisa dipertanggung jawabkan,”katanya, (henrik)
Comment