
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Kekurangan stok darah di UTD RSUD Latemmamala Soppeng, membuat beberapa keluarga pasien kesulitan mencari pendonor untuk mendapatkan darah. Mereka harus membayar jasa pendonor dengan nilai tinggi untuk mendapatkan sekantong darah.
Baca Juga : Korupsi Dana Bansos Soppeng, Darwis Muis Dipidana 4 Tahun Penjara
Dewan pengawas Rumah Sakit Umun Daerah Latemmamala Soppeng, Nurmal Idrus mengatakan, pemerintah daerah (Pemda) harus mengaktifkan PMI kembali. Peran PMI soppeng harus dimaksimalkan dalam mencari sumber darah agar beban rumah sakit tak lagi fokus mencari stok darah, tapi hanya berfungsi sebagai bank darah.
Baca Juga : Camat Marioriwawo Soppeng Sambut Baik Posko Damkar di Wilayahnya
Apalagi, kata Nurmal, antusiasme masyarakat Soppeng dalam mendonorkan darahnya terhitung bagus. Jadi, tinggal diarahkan dan diorganisasi.
Baca Juga : Damkar Soppeng Aktifkan Dua Posko Baru
Nurmal menyebutkan, dalam kondisi sekarang, tak ada pilihan lain kecuali RS harus mengintensifkaan pencarian stok darah dengan melakukan lebih banyak kegiatan donor darah secara berkala.
“Dewan akan mengusulkan kepada manajemen untuk membuat unit khusus yang bertugas mencari persediaan darah,serta akan mengadakan rapat dalam waktu dekat ini,”Katanya melalui pesan whatsApp,Selasa (24/1/2017) (Henrik)
Comment