Habiskan Miliaran Rupiah, Perusda Zaro Snack Palopo Malah Terancam Gulung Tikar

Abd. Rauf Rahim

PALOPO, BERITA-SULSEL COM – Setelah dibiayai Milliaran Rupiah melalui APBD Kota Palopo, Perusahaan Daerah atau Perusda milik Pemerintah Kota Palopo Zaro Snack kini nampaknya terancam gulung tikar ataupun dihentikan oleh para legislator yang duduk di parlemen kota tersebut.

Hal tersebut sangat beralasan, dikarenakan hingga kini Zaro Snack tak kunjung menghebuskan kabar baik, setelah sekian lama produksi dan menghabiskan uang banyak, atau kata lain tak kunjung meraup untung seperti yang diharapkan banyak pihak, termasuk memenuhi harapan masyarakat Kota Palopo akan hadirnya Perusda yang dapat mendongkrak pendapatan asli daerah.

Baca Juga : Banyak Orang Dibusur di Palopo, Kapolda Diminta Evaluasi Kapolres

Saat Rapat Pansus DPRD Palopo membahas Laporan Pertanggungjawaban Walikota Palopo tahun anggaran 2016 di Ruang Musyawarah Sekretariat DPRD Palopo, Selasa siang (18/4/17), Perusda Zaro Snack kembali menjadi bahan sorotan, yang dimana LPJ Walikota tersebut belum melampirkan data keuangan Perusda Zaro Snack.

Anggota Pansus DPRD Palopo, Abd. Rauf Rahim yang juga mantan Anggota Komisi III DPRD Palopo, saat ditemui di ruang Komisi II DPRD Palopo, Selasa siang (18/4/17) usai rapat Pansus LPJ, membenarkan pihaknya mempertanyakan belum adanya laporan pertangungjawaban keuangan Perusda, termasuk Zaro Snack.

Baca Juga : Basiruddin Akhirnya Buka-bukaan Soal Pembinaan Sepak Bola di Palopo

“Ya belum dilampirkan, oleh karena itu kita akan panggil pihak Perusda, termasuk Zaro besok (Rabu 18 April 2017), “ujarnya.

Lebih jauh Rauf menjelaskan jika Perusda Zaro Snack dianggap merugikan atau membebani keuangan daerah, bukan tidak mungkin pihaknya akan menghentikan atau memberi solusi lain kepada pihak Perusda tersebut untuk melirik usaha lain saja, yang lebih potensial.

“Kalau diangap seperti itu, kita akan memberikan solusi lain, yang lebih potensial, “katanya.

Saat disinggung mengenai adanya potensi gulung tikar Perusda Zaro Snack saat ini, Rauf tak menapik potensi tersebut, bahkan Rauf malah buka-bukaan soal kondisi keuangan Zaro Snack.

Baca Juga : Walikota Palopo Serahkan 545 SK Kenaikan Pangkat

“Untuk Zaro Snack angarannya mesinnya itu Dua koma Lima Milliar Rupiah, sementara modal kerjanya itu sebesar Tiga Milliar Rupiah, sehingga total Lima koma Lima Milliar Rupiah, dan saat rapat Perusda dua bula lalu, saldo Zaro Snack tinggal Enam Ratus Juta, tapi itu belum termasuk harga barang yang ada diluar, Zaro sangat sulit bersaing di pasaran, atau kurang laku, bahkan banyak yang kadaluarsa dan dikembalikan, “jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perusda Palopo Zaro Snack, Amir Tarria yang dikonfirmasi oleh awak media melalui via telepon, mengakui Zaro kurang laku dipasaran, termasuk banyaknya produk yang dikembalikan akibat telah kadaluarsa. “Ya banyak yang kembali, yang jelas banyak, “ujarnya.

Namun saat dimintai penjelasan soal pengeluaran dan pedapatan, atau kondisi keuangan Perusda yang dipimpinnya, Amir Tarria nampak tak mau mengubar kondisi keuangan Zaro Snack. “Masih ada, ya masih banyak, ya adalah, “katanya dengan nada kurang semangat.(zadly)


Comment