
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Bakal calon Wali Kota Makassar, Andi Mustaman berharap adanya dokter yang menetap di pulau-pulau kecil Kota Makassar.
Harapan Andi Mustaman ini disampaikan dalam rangka Hari Bakti Doktern Indonesia yang diperingati setiap tanggal 20 Mei setiap tahunnya. Kata dia, setelah melakukan silaturahmi di beberapa pulau-pulau kecil yang ada di Kota Makassar, masyarakat banyak mengeluhkan belum maksimalnya pelayanan kesehatan.
Aman sapaan akrabnya mengatakan, sarana dan prasarana kesehatan di pulau-pulau kecil masih sangat terbatas. Aman mengakui telah ada sarana kesehatan namun, petugasnya masih belum maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dimana masyarakat harus kesusahan mencari tenaga medis jika terjadi kondisi darurat. Hal ini terjadi karena tenaga medis yang tidak menetap di pulau.
“Kesehatan adalah segalanya dalam hidup. Anda yang sehat pasti dapat melakukan semua harapan dengan baik. Sehat juga merupakan inti dari kebahagiaan hidup. Makanya kami berharap adanya dokter yang menetap di pulau,” jelas Aman saat ditemui di Media Center Aman for Makassar 2018, Sabtu (20/5/2017)
Menurut Aman, masyarakat harusnya tidak lagi merasa kesulitan untuk berobat. Sehingga, untuk mendapatkan layanan kesehatan, warga tidak harus ke daratan Kota Makassar.
“Bayangkan jika masyarakat harus mendapatkan pertolongan cepat, masa harus menyebrangi lautan dulu. Saya kira sudah banyak kasus di pulau-pulau kecil warganya tidak terselamatkan karena akses pelayanan kesehatan yang sulit,” jelas mantan legislator DPRD Sulsel ini.
Aman menegaskan, kesehatan dan pendidikan yang layak merupakan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk yang tinggal di pulau-pulau kecil. Sehingga tidak ada alasan untuk mewujudkannya.
Lebih jauh Aman menjelaskan, rata-rata pulau yang dimiliki Kota Makassar harus ditempuh selama satu jam lebih untuk sampai di daratan Kota Makassar. Hal ini tentunya dapat mengancam jiwa pasien yang mengalami kondisi darurat.
“Perjalanan menuju daratan Kota Makassar saja sudah satu jam, belum lagi untuk menuju rumah sakit. Dan bagaimana jika cuaca tidak mendukung pastinya masyarakat harus lebih dulu bertaruh nyawa demi mendapatkan pelayanan kesehatan,” tutup tokoh Pendidikan Sulsel ini.
Comment