
LUWU UTARA, BERITA-SULSEL.COM- Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu Utara, Abdul Mahfud, meminta seluruh Kepala Desa (Kades) untuk terlibat aktif melakukan sosialisasi ke masyarakat guna meminimalisir sekaligus memberantas penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya.
Hal itu dia sampaikan saat memimpin Rapat Pembentukan Jaringan Garda Luwu Utara Berantas Narkoba (Jaga LU Benar) di Ruang Rapat Wakil Bupati, Jumat (15/9/17).
“Saya minta bapak-bapak Kepala Desa agar aktif melakukan sosialisasi anti narkoba ke masyarakatnya. Sampaikan di masjid, gereja, atau tempat lainnya tentang bahaya narkoba,” ungkapnya.
Menurut Mahfud, peredaran narkoba saat ini sudah semakin masif. Tidak hanya menyentuh orang dewasa, tetapi juga anak-anak, sehingga dibutuhkan peran aktif seluruh pihak.
Olehnya itu, kata Mahfud, pembentukan Jaga LU Bebar sebagai sebuah inovasi dari Dispora harus didukung oleh semua pihak, utamanya para stakeholder yang terlibat langsung dalam pemberantasan narkoba.
“Saya minta kepada semua pihak yang terlibat, ada pak desa, pak camat, dan para OKP, agar mendukung apa yang telah digagas oleh Dispora ini sebagai upaya kita bersama dalam memberantas narkoba di Luwu Utara, ” pintanya.
Jaringan ini, kata Mahfud, untuk tahap jangka pendek akan menjangkau 20 desa di tiga kecamatan. Selanjutnya jangka panjang, akan menjangkau seluruh desa yang ada di Luwu Utara.
“Jaringan ini nantinya akan terbentuk di 20 desa, dan selanjutnya untuk jangka panjangnya akan menjangkau seluruh desa, ” kata Kadispora Lutra, Jumal Luasa.
Rapat tersebut juga dihadiri Kasat Narkoba Polres Lutra dan Ketua GRANAT Luwu Utara, Hj. Nurmaida SE., M.Si. (*)
Comment