MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar mulai melakukan persiapan pemuktahiran data pemilih sementara dalam rangka pemilihan gubernur dan wakilnya serta Walikota Makassar tahun 2018 tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) disalah satu hotel di Jalan AP Pettarani, Kamis (1/3/2018).
Saat ini Kota Makassar memiliki 15 kecamatan dengan 153 kelurahan.
KPU Kota Makassar menarget partisipasi pemilih di Pilkada tahun 2018 hingga 78 persen.
Partisipasi pemilih pada pemilihan wali kota dan wakil wali Kota Makassar tahun 2013 lalu hanya 59 persen. Pada pemilihan legislatif sedikit lebih tinggi sekitar 63 persen.
KPU juga telah melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) di setiap rumah warga dengan melibatkan petugas panitia pemutakhiran data pemilih (PPDP).
Ketua KPU Makassar, M Syarif Amir berharap semua tim, khususnya devisi data PPK dan PPS untuk memaksimalkan kerja, sehingga masyarakat yang memiliki hak pilih terdaftar.
“Saya berharap semua tim di KPU bisa bekerja dengan baik. Sistem kerja disini kolektif kolegial, semua saling berkaitan,” ujarnya.
Pelaksanaan coklik telah dilaksanakan hingga 18 Februari lalu. Sehingga, pemuktahiran data ini dapat dilaksanakan dengan baik. Data yang dihasilkan juga valid.
“Saya berharap data yang digunakan di Pilkada Juni mendatang dapat berlanjut di Pemilu 2019 mendatang,” paparnya. (*)
Berikut Videonya
https://youtu.be/PLwhN6MWmuw
Comment