GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Meningkatkan layanan masyarakat di bidang kesehatan, 15 Puskesmas di Kabupaten Gowa, mulai menerapkan layanan berbasis dalam jaringan (daring) atau online, bernama Sistem Informasi Kesehatan Daerah (SIKDA)
Hal ini disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Hasanuddin. Ia mengatakan, siatem aplikasi baru yang akan diterapkan ini mencakup layanan sejak pasien datang hingga pasien pulang.
“Aplikasi ini sudah terintegrasi di semua bagian yang ada di Puskesmas,” ujarnya.
Hasanuddin mengatakan, dalam aplikasi ini, sejak dari loket pendaftaran pasien, apotik, ruang dokter semuanya sudah terkoneksi. Jika dokter menulis resep misalnya, sebelum pasien tiba di apotik, bagian apotik sudab tahu obat apa yang harus diberikan kepada pasien terkait.
Ia menuturkan, kalau aplikasi ini akan mampu memperpendek respon time atau waktu tunggu masyarakat yang ingin berobat ke Puskesmas.
Selain itu, ini juga akan membantu pihak Puskesmas mempermudah menemukan jejak rekam medis pasien. Cukup mengetik nama, maka riwayat penyakit akan diketahui dengan cepat.
“Jadi kepala puskesmas yang tidak terlibat pelayanan langsung bisa tahu dan bisa mengontrol kondisi puskesmas yang dipimpinnya melalui hp misalnya diagnosa penyakit terbanyak apa, jumlah pasien berapa, termasuk jumlah pemakaian dan ketersediaan obat,” tandasnya.
Bahkan lanjut Hasanuddin, SIKDA yang mulai diterapkan per September ini sudah terintegrasi langsung dengan BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan. Sehingga semua jenis layanan dan masalah akan bisa terbaca sampai ke tingkat atas.
Dinas Kesehatan bisa mengetahui apa yang terjadi di Puskesmas-Puskesmas yang tersebar di daerah berjuluk butta bersejarah itu
Sementara itu Ika Kurniasi dari Pusdatin Kementerian Kesehatan RI mengatakan, untuk wilayah Sulawesi Selatan, Kabupaten Gowa yang pertama menerapkan SIKDA. (an).
Comment