PALOPO, BERITA-SULSEL.COM – Puluhan nasabah asuransi Bumi Putra ramai-ramai mendatangi kantor cabangnya di Jalan Andi Djemma, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo.
Mereka meminta kejelasan terkait ajuan claim asuransi mereka yang belum di cairkan.
Andi Esse Baso Breng, warga Desa Puty, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, salah satu nasabah Bumi Putra mengaku telah mengajukan claim asuransi mitra beasiswa karena telah habis kontrak yang nilai pertanggungan sebesar Rp. 14.574.000. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan dari pihak asuransi.
Selain itu, Masita Hamid, Warga Kandoa, . Luwu yang juga mengklaim asuransi pendidikan mitra beasiswa yang kontraknya telah selesai hampir setahun yang nilai pertanggungan Rp7 juta lebih juga belum ada kejelasan.
Pihak asuransi memberikan alasan yang tidak masuk akal dengan menyampaikan menunggu pencairan transperan dari pusat.
“Kami ini seolah-olah di PHP. Katanya claim sudah diajukan ke pusat, tinggal tunggu transferan dari pusat. Baru kali ini kami dimintai nomor rekening,” tutur Masita, Jumat 21 Spetember 2018.
Kepala Cabang Bumi Putra Kota Palopo, Muhlis mengatakan, regulasi pembayaran claim ini diambil Jakarta yang dikirimkan melalui rekening masing-masing nasabah.
“Kami di cabang Palopo hanya mengusulkan secara online ke Makassar. Lalu Makassar mengajukan ke Jakarta jika ada nasabah yang mengajukan permohonan claim,” ujarnya
Kata dia, mengenai terlambatnya pembayaran claim ini kendalanya ada di depertemen keuangan pusat.
“Sejak Agustus 2018, ada 66 nasabah yang terbayar dengan nilai Rp407 juta,” ujar Muhlis. (has)
Comment