Kades Terpilih di Gowa Diminta Mawas Diri Kelolah ADD dan Dana Desa

GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat  Desa (PMD) Kabupaten Gowa, Muh Asrul  mengingatkan seluruh kepala desa yang baru saja  terpilih dalam ajang pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 27 Oktober lalu untuk selalu mawas diri dalam mengelola Anggaran Dana Desa yang besumbee dari APBN (Kementrian Desa) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumbee dari APBD.

Kata Asrul, kenaikan anggaran dana desa tahun 2019 mencapai Rp2 miliar per desa di seluruh tanah air termasuk yang akan digelontorkan ke Gowa.

“Kepala desa yang baru terpilih saya harap untuk dapat mawas diri dan menjalakan anggaran tersebut sesuai dengan perencanaannya, dan aturan yang ada tentunya,”  kata Asrul ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, sepanjang mengikuti aturan yang ada sebesar apapun uang itu tidak akan ada persoalan. Namun yang dikhawatirkan jika kades terpilih tidak menggunakan dana desa ADD sesuai dengan aturan yang ada.

“Tapi kalau tidak sesuai dengan aturan, ya itu yang harus waspada. Jadi harus disesuaikan APBD desa dan  sesuai dengan perencanaannya,” ujarnya.

Muhammad Asrul juga menyebutkan, bahwa kepala desa yang terpilih akan diberikan pembekalan sebelum menjalankan tugasnya.

“Jadi kepala desa yang terpilih ini sebelum menjalankan tugasnya, walaupun incumbent tetap akan diberikan pembekalan baru bisa menjalankan tugasnya,” ungkapnya lagi.

Ia mengatakan, pembekalan ini dilakukan agar kepala desa terpilih bisa memahami aturan dan regulasi yang berlaku.

“Mereka harus paham aturan tidak boleh tidak. Karena kades ini bisa berbeda pikirannya sebelum dan setelah menjadi aparat desa. Intinya mereka harus patuhi aturan,” tegasnya.

Sementara untuk pelantikan kepala desa terpilih, Muhammad Asrul mengatakan masih akan menunggu hasil rekap secara keselurahan kades terpilih.

“Jadi kalau sudah ada semua laporannya, baru saya ajukan ke Pak Bupati kapan dilakukan pelantikan,” tutupnya. (an)


Comment