BONE, BERITA-SULSEL.COM — Dikukuhkan langsung Bupati Bone, Andi Baso Fahsar M Padjalangi, Sabtu (3/12/2016), 3 tahun lalu. Tim Satgas Saber Pungli yang beranggotakan 60 orang dari perwakilan TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), seolah tak terdengar lagi gaungnya.
Diketuai oleh Wakapolres Bone, yang saat ini dijabat Kompol Muari, Saber Pungli rutin diberi anggaran Rp 300 juta setiap tahun untuk giat sosialisasi pencegahan pungli termasuk untuk biaya unit pokja Saber Pungli di lapangan.
Kapolres Bone, AKBP Kadarislam Kasim, menyebut bahwa Tim Satgas Saber Pungli masih tetap aktif hingga kini.
“Timnya masih ada dan kegiatannya masih berlangsung dan kegiatannya bukan hanya represif saja tapi juga ada yang sifatnya preventif, mungkin kurang digaungkan saja” ucap Kadarislam.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol, Dray Vibrianto, yang dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (2/4/19), mengakui kalau anggaran untuk Saber Pungli memang ditempatkan di Kesbangpol, namun untuk pengelolaannya tetap dilakukan oleh Satgas Saber Pungli.
“Programnya disusun oleh tim saber pungli, biasanya anggaran dicairkan untuk sosialisasi dan rapat-rapat, kalau tidak salah anggarannya 300 jutaan” ungkap Dray.
Ditambahkan Dray kalau giat Saber Pungli memang lebih kepada pencegahan. Anggaran akan dicairkan tiap kali ada kegiatan yang dilakukan Satgas Saber Pungli, misalnya saja untuk anggaran di lapangan jika tim lakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Diakui pula, ini tidak sepadan dengan hasil, dimana pungli Rp 300 ribu yang ditangkap, namun harus menghabiskan anggaran hingga Rp 50 juta. (eka)
Comment