BANGKOK, BERITA-SULSEL.COM – Setelah pecahkan rekor prestasi Indonesia dunia peluncuran serentak se nusantara bersama Pegadaian di Sumenep, Jawa Timur awal April lalu, buku “Catatan Pagi Dokter Koboi” dibedah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok, Thailand.
Hadir dalam bedah buku catatan pagi dokter koboi, Professor Mustari Mustafa, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok Thailand, Dr Siswanto Wahab Sp.KK, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar , Penulis Buku Catatan Pagi Dokter Koboi dr Wachyudi Muchsin SH. Kegiatan ini berlangsung meriah di Kantor KBRI Bangkok, Sabtu, 27 April 2019.
Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Thailand, Prof Dr Mustari Mustafa mengapresiasi buku catatan pagi dokter koboi. Hasil dari goresan sosial media facebook dokter Wachyudi Muchsin berisikan pesan moral motivasi kehidupan tanpa ada ujaran kebencian yang sering terjadi sebagian kecil pengguna media sosial.
Prof Mustari mengatakan, buku merupakan kenangan buat anak cucu kedepan.
“Buku ini akan menjadi motivasi 3000 mahasiswa Indonesia yang mengenyam pendidikan di Thailand untuk bisa membuat karya dengan tema apa saja sesuai minat,” ujarnya.
Ketua IDI Kota Makassar, dr Siswanto Wahab mengatakan, penulis berhasil mengangkat tema menarik di buku Catatan Pagi Dokter Koboi. Tidak hanya soal kedokteran yang memang latar belakang penulis.
Justru yang banyak soal filosopi hidup. Banyak catatan tentang makna persahabatan, rezeki, dan membangun silaturahmi.
Kata dia, dalam buku ini ada juga tulisan soal motivasi dan kisah kisah inspiratif. Menariknya, catatan-catatan dokter koboi ini lahir dengan mudah dalam setiap pertemuan dengan sahabatnya. Lantaran kontennya yang majemuk, buku ini penting dan menarik untuk dibaca.
“Tidak sekadar menambah koleksi pustaka, tetapi juga menghadirkan wawasan dan pengetahuan baru,” jelasnya.
Penulis buku “Catatan Pagi Dokter Koboi”, dr Wachyudi Muchsin mengapresiasi kesediaan KBRI Bangkok untuk membincangkan bukunya.
Ia berharap, acara ini menjadi spirit bagi siapa saja untuk menulis buku. Pasalnya, menulis itu mudah, apalagi bedah buku berlangsung di Bangkok Thailand.
“Tentu ini serasa mimpi, tapi berkat dukungan semua pihak, kegiatan ini bisa berlangsung sukses dan memberi motivasi kepada siapapun,” jelas dokter koboi, julukan dokter Wachyudi Muchsin.
Editor Buku Catatan Pagi Dokter Koboi, Fachruddin mengatakan, sekadar diketahui, buku tersebut merupakan kumpulan tulisan inspiratif dari dokter Yudi, sapaan akrab Wachyudi Muchsin.
“Banyak tulisan dokter koboi yang sangat inspiratif. Bisa menjadi motivasi bagi siapa saja, terutama kalangan milenial,” pungkas Fachruddin. (*)
Comment