BONE, BERITA-SULSEL.COM — Pasca pemilu serta menyambut bulan suci ramadhan yang jatuh pada Senin (6/5/19) nanti, Polres Bone bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bone menggelar Tabligh Akbar serta doa bersama, di lapangan tennis Jalan Merdeka Kelurahan Manurungnge Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone, Sabtu (4/5/19) pagi.
Mengundang penceramah kondang, Uztad Das’ad Latif, Kapolres Bone, AKBP Kadarislam Kasim, berharap bisa jadi momentum untuk semakin mempererat silaturahmi khususnya bagi masyarakat Bone.
“Ini bentuk apresiasi karena semua datang untuk berdoa agar bone menjadi lebih baik, beliau sampai tinggalkan mobil karena macet parah di Kappang dan mengendarai sepeda motor untuk bertemu dengan kita semua” kata Kadarislam.
Apresiasi juga disampaikan Bupati Bone, H Andi Baso Fahsar Padjalangi, dan berharap segala pertikaian politik disudahi demi menjaga keutuhan negara dan bangsa.
“Jangan Jokowi yang mau jadi presiden, kita yang ribut, namun bagaimanapun dinamika yang lahir ujung-ujungnya kita menyadari ini adalah bagian menuju kedaulatan negara. Pada prinsipnya perbedaan yang terjadi dengan tabligh akbar ini bisa mencair semua dan semakin kuat silaturahmi kita” pesan Fahsar.
Uztad Das’ad sendiri menyampaikan banyak pesan khususnya terkait pemilu. Uztad yang dikenal humoris ini menyampaikan bahwa siapapun yang menerima serangan fajar dari Caleg sesungguhnya jika meninggal maka dalam keadaan kafir.
“Mau bantu negara? Pemilu nanti jangan lagi terima serangan fajar karena yang membuat kita meninggal tidak dalam islam adalah yang suka memakan sesuatu yang haram” pesan uztad dalam ceramahnya.
Tabligh Akbar ini dihadiri ribuan orang yang didominasi oleh jamaah perempuan. Selain Bupati dan Kapolres, hadir pula Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle, dan Sekretaris Daerah Bone, Andi Surya Darma, serta perwakilan TNI, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Bone. (eka)
Comment