BONE, BERITA-SULSEL.COM — Untuk efisiensi pembahasan APBD 2021, sebanyak 21 anggota DPRD Bone bertolak ke Bali selama 3 hari dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
Melalui sambungan telepon, Sekwan DPRD Bone, Abu Bakar, mengatakan kalau kunjungan ke Bali tidak diikuti oleh seluruh anggota dewan karena sifatnya kolektif kolegial sehingga yang ikut hanya perwakilan dari 4 komisi yang ada di DPRD Bone.
“Bimtek ini untuk peningkatan kapasitas anggota dewan karena banyak regulasi baru untuk pembahasan APBD yang harus di bimtekkan, yang siap saja berangkat, mau diapa kalau tidak mau pergi kan kolektif kolegial kalau anggota dewan, semua perwakilan komisi ikut” terang Abu.
Sementara di Bali, melalui percakapan WhatsApp, Selasa (11/8/20) siang, wakil ketua Komisi IV DPRD Bone, Andi Muh Salam, atau yang akrab disapa Lilo, menyayangkan ketidak hadiran seluruh anggota dewan dalam bimtek ini.
“Berani saya katakan yang tidak ikut bimtek berarti tidak peduli dengan APBD karena ini di APBD 2021 regulasi baru, saya rasa sama-sama baru kita mau pahami,” ujarnya.
Bimtek yang diselenggarakan di salah satu hotel yang ada di Bali menghadirkan perwakilan dari Kemendagri sebagai pemateri dan diungkap Lilo, pemilihan Bali sebagai lokasi bimtek ditentukan oleh panitia pelaksana kegiatan.
“Kayaknya yang tentukan lokasi pelaksana, hak masing-masing anggota mau pergi atau tidak, itu tidak ada larangan. Hak anggota DPRD Bone, empat kali dalam setahun harus bimtek, itu yang di renja kami” tambah Lilo.
Saat bimtek, kata Lilo, mereka dibekali pemahaman tentang regulasi baru yang ada dalam PP 12 tahun 2019, Permendagri 64, Permendagri 70 dan Permendagri 90. Bimtek berakhir besok, Rabu (12/8/20), dan para wakil rakyat akan langsung kembali ke Bone.
“Ini saja tidak kemana-mana, Bali kayak kota mati, dulunya tempat macet sekarang kayak hari lebaran” tutupnya. (eka)
Comment