MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Ketua Komisi B Bidang Ekonomi DPRD Sulawesi Selatan, Rachmatika Dewi melakukan kunjungan kerja di kantor UPT KPH Bulusaraung, Senin 1 Maret 2021.
“Saya menyampaikan keprihatinan atas apa yang telah disampaikan, dimana mereka meminta dukungan dan anggaran untuk menopang penyuluh dan polisi hutan sebagai ujung tombak pengelolaan hutan,” kata Rachmatika.
Politisi dari Fraksi Nasdem ini mengatakan, realitas di lapangan, KPH diwajibkan membiayai pendataan tanda batas hutan serta memfasilitasi kelompok tani hutan
“Inilah nanti yang kami akan rapatkan di komisi untuk mencari titik temu,” katanya.
Pertemuan di UPT KPH diterima langsung Kepala UPT Muhammad Anwar.
Selanjutnya, rombongan anggota Komisi B Dewan Sulsel melakukan kunjungan ke kawasan pengrajin perak, emas dan tembaga di Jalan Borong, Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala.
Didampingi dari Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan, Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan. Mereka ditemui oleh Ketua LPM, Lurah Borong, Lurah Batua, Sekretaris Camat Manggala, dan para pengrajin perak.
“Kami pengrajin perak sangat membutuhkan perhatian pemerintah agar mempercepat pemulihan ekonomi daerah,” kata Ketua LPM, Mutalib.
Comment