Prof Syamsul Bahri Direktur PPs STIE Wira Bhakti Makassar

Foto Bersama. Direktur PPs STIE Wira Bhakti Makassar, Prof Dr Ir Syamsul Bahri (kedua dari kiri)

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Guru besar Ilmu Manajemen Industri Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dr Ir Syamsul Bahri MSi IPU menjabat sebagai direktur Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar.

Prof Ancu, sapaan akrab Prof Syamsul Bahri dilantik bersama Dr Indira Basalamah SE MSi sebagai ketua Prodi Program Magister Manajemen oleh Ketua STIE Wira Bhakti Makassar, Dr Abdul Rahman di Hotel Claro Makassar, Kamis, 27 Juli 2021.

Keduanya dilantik setelah penyerahan SK Badan Penyelenggara serta SK Program Magister Manajemen oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sultan Batara), Prof Dr Ir Jasruddin MSi.

Prof Ancu mengatakan, dirinya tak bisa menolak permintaan untuk bergabung di STIE Wira Bhakti Makassar.

“Sosok Ketua yayasan Bakti Bumi Persada yang membina STIE Wira Bhakti Makassar, Drs Andi Mustaman beliau ini orangnya, adem, lembut, jika bicara sangat halus. Jika beliau minta tolong, maka kita tak mampu melawan kondisi seperti itu,” ujarnya.

“Ketua STIE Wira Bhakti Makassar adalah sosok yang gesit, sangat dinamis. Paling inti, pak ketua ini juga tukang kompor. Ditambah dengan ketua yayasan yang lembut. Maka, siapa pun yang hadir akan hanyut,” ujarnya.

Namun, kata Prof Ancu, menyebut dan mendengar nama sekolah tinggi, dirinya merasa terganggu.

“Ketua sekolah tinggi, sebutan ini sangat menganggu hati dan pikiran saya. Saya ingin nama panggilannya rektor universitas atau rektor institut,” ujarnya.

Ia berharap, dalam waktu dekat ini, STIE Wira Bhakti Makassar berubah nama menjadi univeritas atau institut. “Mudah-mudahan dalam waktu singkat ini akan lahir Universitas atau institut. Jika kita bekerja bersama-sama untuk mendorong perubahan ini, pasti akan tercapai,” harapnya.

“Tak ada gunanya saya hadir di tempat ini jika tak lahir namanya institut atau univeritas. Ketika kita berbicara, maka yang disebut bapak rektor universitas,” terangnya.

“Nama saya masuk dalam keluarga besar STIE Wira Bhakti Makassar. Jabatan saya direktur. Amanah ini sangat berat sekali. Mudah-mudahan Allah memberikan kita kekuatan dan iman. Sehingga, amanah kepada diri saya ini bisa dijalankan dengan baik untuk lembaga kita, bangsa dan negara,”terangnya.

Prof Ancu juga mengaku tak pernah berfikir menjadi Direktur Pascasarjana. Sebab, kesibukannya cukup banyak. Selain sebagai Ketua Dewas UNM, ditambah lagi sebagai komite audit di PT Tonasa yang mengurusi pabrik.

“Tiba-tiba saya diajak oleh pak ketua Yayasan, dan dikompori oleh Ketua STIE Wira Bhakti saya mau menolak susah. Namun, saya meminta agar hal ini disampaikan ke ketua LLDikti, jika sependapat, maka kita coba,” ujarnya.

“Ternyata, setelah bertemu dengan ketua LL Dikti, Prof Jasruddin lebih dulu berbicara, bahwa saya yang harus mengawali ini barang. Disini saya terjebak ditengah-tengah. Sehingga, saya harus menjalankannya dengan baik. Ini adalah amanah,” terangnya.

Ketua STIE Wira Bhakti Makassar, Dr Abdul Rahman mengatakan, saat ini pihaknya telah terakreditasi secara institusi. Selain itu, semua program studi yang dimiliki juga telah mendapat pengakuan publik melalui BAN PT dengan nilai akreditasi B atau baik.

“STIE Wira Bhakti Makassar terus melakukan perbaikan. Harapan saya, mari kita berfikir pengembangan kampus dengan jangka panjang, buka jangka pendek, satu atau dua tahun kedepan. Kita harus berfikir jauh kedepan, demi keberlangsungan kampus dengan lebih baik.

“Hari ini, kita telah mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan pendidikan magister atau S2.

“Saya sampaikan selamat kepada Dirktur Pascasarajana dan Ketua Prodi Magister Manajemen STIE Wira Bhakti. Tak kalah penting, terima kasih kepada Kepala LL Dikti atas kepercayaannya kepada STIE Wira Bhakti Makassar untuk mengelola program magister,” tutupnya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sultan Batara), Prof Dr Ir Jasruddin MSi mendorong Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar untuk menjadi universitas.

“Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Wira Bhakti Makassar, namanya kurang enak disebut. Terlalu panjang. Bagus kalau pendek. Bagus jika disebut Universitas Wira Bhakti,” ujarnya.


Comment