GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Dua dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Makassar (PGSD UNM) melakukan workshop evaluasi pembelajaran daring kepada guru SD di Bone, Rabu (8/9/2021).
“Workshop ini digelar atas keprihatinan UNM terhadap kesulitan yang dialami guru SD di daerah, dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran dalam era daring,” kata Achmad Shabir, Ketua Tim Pengabdi.
Dia menjelaskan, rerata guru belum terampil dalam menggunakan alat bantu evalasi pembelajaran daring seperti Google Form, Quizziz, Wordwall, Kahoot dll.
“Berdasarkan hasil riset yang sudah dipublish di berbagai jurnal, rata-rata evaluasi dilakukan dengan cara mengirim soal tes via grup Whatsapp. Kemudian siswa menjawab, dan mengirim foto lembar jawaban juga di grup Whatsapp. Nah ini kan merepotkan dan tidak mencerminkan praktik evaluasi yang baik,” timpalnya.
Oleh sebab itu, dosen PGSD UNM Kampus VI Bone melakukan pelatihan evaluasi pembelajaran daring sejak 2 Agustus 2021 dan mencapai puncaknya pada 8 September 2021. Pelatihan dilakukan dalam 3 tahap.
Tahap pertama adalah observasi, bertujuan untuk melakukan asesmen kebutuhan guru di sekolah dasar mitra PGSD UNM Kampus VI Bone.
Pada tahap kedua, hasil asesmen kemudian dirumuskan dalam bentuk program pelatihan.
Pelatihan kemudian dilaksanakan pada tahap ketiga dengan menggunakan metode pendampingan terstruktur baik via video conference maupun diskusi di group WA.
“Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan dua orang mahasiswa PGSD UNM Kampus VI Bone sebagai asisten pengabdi. Tugas mereka merekap hasil asesmen, mengatur jadwal, dan membantu dalam pendampingan terstruktur terhadap guru,” kata Asriadi, anggota tim pengabdi PGSD UNM Kampus VI Bone.
Jumlah peserta yang terlibat dalam Pelatihan intensif ini adalah 12 orang guru dari SD Inpres 6/75 Ta. (*)
Comment