MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Kuasa Hukum Koperasi Serba Usaha (KSU) Bina Duta sebagai pengelola Pasar Butung, Hari Ananda Gani menyayangkan sikap pemerintah Kota Makassar yang tak melibatkan pihaknya dalam rapat mengenai masalah Pasar Butung.
“Kami sangat apresiasi Pemkot Makassar jika ingin membenahi Pasar Butung. Termasuk adanya banyak polemik hukum yang terjadi. Tapi, harus juga dengan cara terlegitimasi untuk menyelesaikan polemik kepengelolaan pasar butung,” jelasnya, Jumat, (9/9/2022).
Kata dia, pihaknya tak bisa menerima dengan akal sehat adanya rapat diam-diam terkait Pasar Butung.
“Kami tidak bisa terima dengan akal sehat, kenapa bisa ada rapat cokko-cokko terkait Pasar Butung. Kami seharusnya diundang juga mau membahas kepengelolaan pasar Butung, bukan justru mengundang Jaksa dari Bulukumba,” ujarnya.
“Kami tidak tahu menahu jika ada rapat kemarin di Balaikota, Kamis, 8 September 2022. Kami juga tidak tahu siapa yang menginisiasi rapat tersebut,” terangnya.
Kata Hari, jika ingin menyelesaikan konflik, semua pihak harus diundang. Termasuk pihak yang berkompeten terkait kepengelolaan Pasar Butung bukan dengan cara rapat sembunyi-sembunyi.
“Banyak orang yang berkepentingan di Pasar Butung, khususnya pedagang yang harus dilindungi hak-haknya. Adanya polemik hukum kepengelolaan Pasar Butung, Pemerintah Kota Makassar seharus secara terbuka menyelesaikan konflik ini,” kesalnya. (*)
Comment