Bupati Gowa Nilai Jalan Paket 2 Perkuat Konektivitas Wilayah

Bupati Gowa Nilai Jalan Paket 2 Perkuat Konektivitas Wilayah

GOWA, BERITA-SULSEL.COM — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menilai pembangunan infrastruktur jalan strategis melalui proyek preservasi jalan Paket 2 yang dikerjakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pemerataan pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Gowa saat mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, pada kegiatan groundbreaking pengerjaan jalan Paket 2 di Jalan Poros Galesong Utara, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Selasa (10/2).

Menurutnya, proyek ini menjadi bagian penting dalam memperkuat akses transportasi yang menghubungkan Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, hingga Jeneponto.

“Pengerjaan jalan Paket 2 ini akan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah selatan Sulawesi Selatan,” ujar Sitti Husniah Talenrang.

Ia mengungkapkan, Kabupaten Gowa memperoleh porsi pembangunan yang cukup signifikan dalam proyek tersebut. Total panjang jalan yang dikerjakan di wilayah Gowa mencapai sekitar 52,15 kilometer dan mencakup wilayah dataran rendah hingga dataran tinggi.

Adapun ruas jalan yang ditangani meliputi Jalan Panciro (batas Kabupaten Gowa–Kota Makassar) sepanjang 4,18 kilometer, ruas Pallangga–Salekoa (batas Gowa–Takalar) sepanjang 14,20 kilometer, serta ruas Sapaya–Malino sepanjang 33,77 kilometer.

“Manfaat pembangunan ini diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang beraktivitas dan melintas di ruas-ruas jalan tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menjelaskan bahwa proyek preservasi jalan Paket 2 merupakan komitmen pemerintah provinsi dalam meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur daerah.

Ia menyebutkan, Paket 2 mencakup ruas jalan di wilayah Galesong Utara, Galesong Selatan, Galesong, dan Sanrobone dengan total anggaran sebesar Rp274 miliar.

“Di Kabupaten Takalar, penanganan jalan dilakukan sepanjang kurang lebih 100 kilometer, sementara di Kabupaten Gowa sekitar 52 kilometer,” jelas Andi Sudirman.

Selain Gowa dan Takalar, proyek ini juga menyasar Kabupaten Jeneponto dengan panjang penanganan jalan sekitar 34 kilometer serta sejumlah wilayah lain yang saling terhubung.

Menurutnya, paket pengerjaan tersebut saling beririsan sehingga pembangunan infrastruktur dapat dilakukan secara merata di wilayah selatan Provinsi Sulawesi Selatan.

Gubernur Sulsel juga mengimbau masyarakat untuk mendukung pelaksanaan proyek, khususnya warga yang terdampak pelebaran jalan. Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pengerjaan terjadi gangguan akses dan arus lalu lintas.

“Kami mohon dukungan masyarakat agar pengerjaan berjalan lancar. Kami juga memohon maaf jika selama proses pembangunan terdapat gangguan akses jalan,” tutupnya.


Comment