MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati, menyerap berbagai aspirasi warga saat menggelar Reses Masa Sidang Kedua Tahun Anggaran 2025–2026 di Jalan Usman Dg Ngalle, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan reses legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut berlangsung hangat dan interaktif. Warga memanfaatkan momentum itu untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan di lingkungan mereka.
Dalam sambutannya, Hj Umiyati menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat.
“Aspirasi yang masuk akan menjadi catatan penting untuk kami perjuangkan,” ujarnya di hadapan peserta reses.
Infrastruktur Jalan dan Pintu Gerbang
Sejumlah persoalan yang mengemuka di antaranya perbaikan infrastruktur jalan di salah satu RT, pengadaan pintu gerbang di Kelurahan Tamamaung, serta kebutuhan tenda dan kursi untuk menunjang kegiatan Posyandu.
Warga berharap adanya perhatian dari pemerintah kota terhadap kondisi jalan lingkungan yang dinilai membutuhkan perbaikan demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
KIS Nonaktif Jadi Sorotan
Selain persoalan infrastruktur, warga juga mempertanyakan status Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang tidak aktif akibat sistem desil dalam Kartu Keluarga (KK). Mereka meminta penjelasan terkait kemungkinan perubahan desil agar kepesertaan KIS dapat kembali aktif.
Menanggapi hal tersebut, Hj Umiyati menjelaskan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun akan dimasukkan dalam laporan resmi hasil reses untuk kemudian disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar.
“Aspirasi yang masuk akan kami catat dan paparkan di hadapan Wali Kota dalam Rapat Paripurna penyampaian hasil reses. Semoga apa yang menjadi harapan masyarakat bisa direalisasikan oleh Pemerintah Kota,” tegasnya.
Reses ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi oleh anggota legislatif, sekaligus memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan konstituen di daerah pemilihan.
Comment