BONE, BERITA-SULSEL.COM — Balai Besar POM (BBPOM) di Makassar terus memperkuat komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing. Langkah nyata tersebut terwujud melalui kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Tematik Stunting yang menyasar masyarakat Kabupaten Bone pada Jumat (6/3).
Pemerintah menetapkan langkah ini sebagai strategi percepatan penurunan stunting yang holistik dan terintegrasi. Mengingat angka prevalensi stunting di Kabupaten Bone pada tahun 2024 masih berada di angka 26%, BBPOM Makassar merasa perlu melakukan intervensi khusus melalui inovasi unggulan bernama PARENTING KIE (Pantau dan Reduksi Stunting melalui KIE).
Edukasi Langsung ke Jantung Masyarakat
Bertempat di Gedung PKK Kabupaten Bone, BBPOM berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk mengedukasi ratusan peserta. Kelompok sasaran meliputi ibu hamil, ibu menyusui, remaja putri, hingga kader Posyandu dan dasawisma.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bone, H. Yusuf, membuka acara tersebut dengan apresiasi tinggi. Menurutnya, pengetahuan dari BBPOM sangat krusial agar masyarakat bisa saling mengedukasi untuk keluar dari masalah kesehatan kronis.
“Kehadiran remaja dan ibu-ibu hari ini sangat penting. Kita ingin memberikan edukasi lebih awal demi mencegah stunting bagi generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Yusuf dalam sambutannya.
Pangan Aman Kunci Cegah Stunting
Selain membedah program teknis seperti pemberian tablet tambah darah dan skrining anemia, kegiatan ini menyoroti aspek keamanan pangan. Perwakilan BBPOM Makassar, Atsuko Al-Aminy dan Ahmad Lalo, memaparkan materi krusial mengenai hubungan stunting dengan kualitas makanan.
Ahmad Lalo mengajak peserta untuk lebih jeli dalam memilih asupan dengan menerapkan prinsip Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa). Selain itu, masyarakat juga belajar memahami cara membaca informasi nilai gizi serta menerapkan pola “Isi Piringku”.
“Jika pangan yang kita konsumsi aman, bermutu, dan bergizi, maka angka stunting secara otomatis akan menurun,” ungkap tim ahli BBPOM Makassar.
Membangun Kader Agen Perubahan
Melalui diskusi interaktif, BBPOM Makassar berharap para peserta tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga motor penggerak di lingkungan masing-masing. Oleh karena itu, sinergi ini diharapkan mampu menekan angka stunting di Sulawesi Selatan secara signifikan.
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang gizi seimbang, masyarakat Bone kini memiliki bekal kuat untuk mewujudkan generasi yang lebih tangguh dan produktif di masa depan.
Comment