MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Anggota DPRD Sulawesi Selatan, H. Muhammad, memberikan perhatian serius terhadap sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Dalam penyampaiannya, ia mendorong pemerintah agar meningkatkan pengadaan bantuan mesin panen modern (combine harvester) serta pembangunan jalan tani yang lebih memadai.
Langkah ini bertujuan untuk mempercepat proses produksi dan menekan biaya operasional yang selama ini membebani para petani. Selain itu, infrastruktur yang baik menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas distribusi hasil panen dari sawah ke pasar.
Modernisasi Alat Pertanian Jadi Kebutuhan Mendesak
H. Muhammad menilai bahwa penggunaan teknologi pertanian bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan di era sekarang. Pasalnya, penggunaan mesin panen modern terbukti mampu meminimalkan kehilangan hasil (losses) saat masa panen tiba.
“Kita harus memastikan petani memiliki akses terhadap alat mesin pertanian yang canggih. Oleh karena itu, pemerintah perlu menambah alokasi bantuan combine harvester agar cakupannya lebih luas,” tegasnya.
Jalan Tani Sebagai Urat Nadi Ekonomi Desa
Selain masalah mekanisasi, pembangunan jalan tani juga menjadi sorotan utama. H. Muhammad menjelaskan bahwa kondisi jalan yang rusak seringkali menghambat mobilitas petani dan meningkatkan biaya angkut. Akibatnya, keuntungan yang petani terima menjadi tidak maksimal karena tergerus biaya logistik yang tinggi.
Selanjutnya, ia meminta instansi terkait untuk segera memetakan wilayah-wilayah yang masih membutuhkan akses jalan pertanian permanen. Dengan begitu, distribusi hasil bumi dapat berjalan lebih lancar tanpa terkendala medan yang sulit, terutama saat musim hujan.
Harapan untuk Ketahanan Pangan
Melalui penguatan kedua program ini, H. Muhammad berharap Sulawesi Selatan tetap menjadi lumbung pangan nasional yang tangguh. Dengan demikian, kesejahteraan petani akan meningkat seiring dengan efisiensi kerja yang tercipta berkat dukungan infrastruktur dan teknologi.
Pemerintah provinsi diharapkan segera merespons usulan ini dengan langkah konkret. Koordinasi yang baik antara legislatif dan eksekutif menjadi penentu utama agar program-program tersebut tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Comment