GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Gowa menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) koordinasi percepatan penurunan stunting. Kegiatan ini bertempatyang di Hotel Prima, Jl Dr. Sam Ratulangi No.17 Makassar.
Kepala DPPKB Kabupaten Gowa, Sofyan Daud mengatakan kegiatan ini dirangkaikan dengan sosialisasi Aplikasi Ikhtiar MenZerokan Stunting (InZting) bagi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Sofyan Daud dalam kesempatan itu mengatakan bahwa pendamping PKH sebagai ujung tombak Dinas Sosial memiliki peranan penting dalam aplikasi InZting.
“Kita harus berkolaborasi untuk mewujudkan data yang akurat. Pendamping PKH sebagai ujung tombak Dinas Sosial diminta untuk menginput data dari masing-masing indikator yang ada di Aplikasi InZting,” Kepala DPPKB Gowa. Sofyan Daud.
Ia menyebutkan, aplikasi InZting yang dikembangkan oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, merupakan aplikasi berbasis Website dan android yang bertujuan untuk membantu pemerintah daerah melakukan pemetaan pencegahan Stunting dari hulu. Data yang dikelola secara terpadu yang akan menghasilkan data realtime untuk dapat dipantau oleh seluruh stakeholder terkait. dengan melibatkan seluruh unsur Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). “Kita berharap seluruh data yang diinput dapat menjawab indikator sasaran pada Peraturan Presiden RI No. 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting dan Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia tahun 2021-2024,” ujarnya.
Dijelaskan Sofyan, data yang mau dimasukkan ke dalam aplikasi InZting adalah data yang sebenarnya dan sama sekali tidak ada data rekayasa.
Sofyan berharap l capaian penginputan data pendamping PKH pada aplikasi InZting naik dari 18,56% menjadi 100%. Selanjutnya harapan kepada pendamping PKH untuk turut serta membantu mensosialisasikan program DApur SeHat Atasi sTunting (DASHAT) kepada keluarga sasaran agar anak-anak sehat, bebas dari stunting.
“Tolong para pendamping PKH, capaian yang sudah dievaluasi pada bulan Oktober 2023 yaitu 18,56%, kalau bisa setelah kegiatan ini naik menjadi 100%. Karena kita tidak bisa menilai aplikasi ini berhasil atau tidak, dan kita juga tidak bisa mengambil kebijakan kalau penginputan tidak selesai,” ucap Sofyan Daud. (an)
Comment