GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) melalui Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) menggelar Workshop Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) Lingkup Pekerjaan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan strategis ini berlangsung di Gedung Serbaguna LL, Kabupaten Gowa, Kamis (27/8/2026).
Langkah tersebut bertujuan untuk membangun sikap mental, memperkuat karakter, serta menumbuhkan semangat pengabdian warga negara di tengah ancaman modern yang makin kompleks.
Saat membacakan sambutan Kepala Bacadnas Letjen TNI Gabriel Lema, Kapus Bela Negara Bacadnas Kemhan RI Brigjen TNI Parluhutan Marpaung menegaskan bahwa upaya membela negara bukan semata tugas TNI atau Kemhan. Sebaliknya, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah memegang tanggung jawab yang sama.
“Ancaman saat ini bergerak sangat cepat dan makin multidimensi, mulai dari penyebaran radikalisme, kejahatan siber, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu, kesadaran bela negara menjadi kunci utama untuk memperkuat ketahanan bangsa,” tegas Brigjen TNI Parluhutan.
Melalui pelatihan ini, Kemhan mendorong para peserta agar mampu menjadi role model serta agen perubahan yang menerapkan nilai-nilai dasar bela negara di lingkungan kerja masing-masing.
Kegiatan workshop ini dibuka secara resmi oleh Brigjen TNI Parluhutan Marpaung bersama Wakil Bupati Gowa, Ir. H. Darmawangsyah Muin, S.T., M.Si. Selain itu, jajaran Forkopimda Kabupaten Gowa turut hadir mendampingi ratusan peserta dari berbagai latar belakang profesi, seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), kepala desa, lurah, tenaga kesehatan, guru, pegawai PLN, hingga perwakilan buruh.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta menerima pembekalan materi yang sangat beragam. Kesbangpol Sulsel membawakan materi penguatan kearifan lokal, sementara FKPT Sulsel memaparkan strategi pencegahan paham radikalisme dan terorisme. Selanjutnya, Dinas Kominfo Gowa mengulas peran penting media dalam menangkal disintegrasi bangsa di era digital.
“Bela negara merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui lingkungan kerja masing-masing, mari kita wujudkan pengabdian nyata demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutup Parluhutan.
Comment