GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat investasi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor pendidikan. Langkah taktis ini terlihat saat Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, melepas tiga pelajar berprestasi untuk menempuh pendidikan di Universitas Sampoerna melalui program beasiswa kerja sama dengan Yayasan Putera Sampoerna, Rabu (15/4).
Bupati Talenrang menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas strategis pemerintahannya. Menurutnya, masa depan daerah berada sepenuhnya di pundak generasi muda yang memiliki kecerdasan, disiplin, dan latar belakang pendidikan yang mumpuni.
Putus Rantai Kendala Biaya
Melalui skema kolaborasi ini, Pemkab Gowa berupaya menutup celah hambatan finansial bagi siswa potensial. Bupati Husniah menekankan bahwa pemerintah ingin memastikan tidak ada putra-putri daerah yang cerdas harus berhenti kuliah hanya karena keterbatasan biaya.
“Kami memberikan beasiswa ini sebagai bentuk keseriusan dalam membangun manusia Gowa. Oleh karena itu, para penerima harus menggunakan amanah ini sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan akademik,” ujar Husniah di Ruang Kerja Bupati Gowa.
Ketiga pelajar yang berhasil lolos seleksi ketat tersebut adalah Muhammad Fahri Yasin (SMA Al-Fityan School Gowa), Nurfaadhilah Izzatun Kaishar (SMAN 1 Gowa), dan Nurul Resky Aulia (SMAN 14 Gowa). Mereka kini menyandang status sebagai agen perubahan yang diharapkan mampu membangun daerah di masa depan.
Seleksi Ketat dan Objektif
Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad, menjelaskan bahwa program ini menerapkan standar kualifikasi yang sangat tinggi. Meskipun terdapat 40 pendaftar, hanya tiga kandidat terbaik yang mampu melampaui ambang batas nilai dari Yayasan Putera Sampoerna.
“Tentu saja seleksi ini berlangsung sangat ketat dan sepenuhnya menjadi ranah Sampoerna Foundation. Dari kuota lima orang, kita berhasil menyaring tiga orang terbaik yang secara akademis siap bersaing di level nasional,” jelas Taufiq.
Lebih lanjut, Taufiq memproyeksikan bahwa investasi pendidikan ini akan menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi pada program strategis daerah. Sementara itu, Nurfaadhilah Izzatun Kaishar, salah satu penerima beasiswa, mengaku bangga karena dapat mengharumkan nama keluarga sekaligus membawa nama baik Kabupaten Gowa.
“Saya berkomitmen untuk belajar dengan giat di sana. Setelah lulus nanti, saya pasti akan kembali untuk mengabdikan ilmu dan membangun Kabupaten Gowa menjadi lebih baik,” tutup Nurfaadhilah penuh optimis.
Comment