MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengambil langkah berani terkait masa depan Kantor DPRD Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo. Alih-alih melanjutkan renovasi parsial, pemerintah kini berencana merobohkan total gedung tersebut untuk membangun fasilitas baru yang lebih representatif.
Alasan Pembongkaran Total
Keputusan ini muncul setelah melalui kajian teknis yang mendalam. Struktur bangunan lama dianggap sudah tidak mampu lagi menunjang aktivitas kedewanan yang semakin padat. Selain itu, biaya pemeliharaan gedung tua tersebut terus membengkak setiap tahunnya.
Sekretaris DPRD Sulsel, M. Jabir, mengonfirmasi bahwa rencana pembangunan ulang ini bertujuan untuk efisiensi jangka panjang. Menurutnya, melakukan rehabilitasi kecil secara terus-menerus justru akan memboroskan anggaran daerah.
“Kondisi bangunan memang sudah menuntut perbaikan total. Daripada kita terus mencicil rehab yang hasilnya tidak maksimal, lebih baik kita bangun baru yang lebih kokoh dan fungsional,” ujar Jabir, Kamis, (8/4/2026).
Fokus pada Efisiensi Anggaran
Pihak Sekretariat DPRD Sulsel menekankan bahwa proyek ini akan mengedepankan prinsip transparansi. Saat ini, tim teknis sedang menyusun Detail Engineering Design (DED) untuk menentukan total anggaran yang mereka butuhkan.
Meskipun rencana ini memicu perdebatan terkait urgensi anggaran, pemerintah meyakini bahwa gedung baru akan meningkatkan produktivitas para wakil rakyat. Selain ruang sidang yang lebih modern, gedung baru tersebut nantinya akan memiliki sistem keamanan dan fasilitas digital yang lebih terintegrasi.
Comment