MAROS, BERITA-SULSEL.COM — Kabupaten Maros siap memanjakan para pecinta olahraga ekstrem. Kabupaten bertajuk Butta Salewangang ini resmi menjadi tuan rumah perhelatan Porprov Trail Run Exhibition 2026 yang akan berlangsung pada 3–4 Oktober mendatang.
Panitia memusatkan ajang lari lintas alam bergengsi ini di Dusun Maddenge, Desa Pattiro Deceng, Kecamatan Camba. Sebanyak 150 atlet pelari trail dari setidaknya delapan kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan siap memperebutkan gelar juara.
Ketua Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Sulsel, AS Chaidir Syam, menjelaskan bahwa Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) baru meresmikan trail run sebagai cabang olahraga baru pada tahun lalu. Oleh karena itu, ajang di Porprov Sulsel 2026 ini masih berstatus ekshibisi.
“Karena masih berstatus ekshibisi, jadwal dan lokasi lari trail tidak terikat dengan agenda utama Porprov Sulsel di Bone dan Wajo,” ungkap Chaidir saat meluncurkan Porprov Trail Run Exhibition 2026 di Lapangan Andi Baso Camba, Minggu (16/8/2026).
Chaidir menegaskan bahwa ALTI Sulsel memilih Maros karena kepengurusan daerahnya menunjukkan kesiapan paling matang. Selain itu, kawasan Camba menawarkan lintasan yang sangat menantang dan belum pernah terjamah oleh kejuaraan serupa.
“Lintasan baru di Maddenge ini benar-benar menguji teknik lari dan ketahanan fisik atlet. Namun, kami tetap menempatkan keselamatan peserta sebagai prioritas utama,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi situasi darurat, panitia menerjunkan tim medis lintas instansi. Petugas dari Puskesmas Camba, Palang Merah Indonesia (PMI), Public Safety Center (PSC), hingga RS Camba siap bersiaga di sepanjang jalur perlombaan.
Sementara itu, Ketua Panitia Porprov Trail Run Exhibition 2026, Dedy Aryan, memaparkan empat kategori perlombaan utama. Kategori tersebut mencakup vertical, classic 7–11K junior, classic senior 11–21K, serta kategori short 40K untuk putra dan putri.
Dedy menuturkan bahwa event ini tidak hanya menjual tantangan elevasi medan. Lintasan lomba justru melintasi sejumlah objek wisata alam eksotis, seperti kawasan permandian alam favorit warga.
“Peserta akan berlari melintasi spot permandian jernih di Camba. Jadi, event ini sekaligus menjadi panggung efektif untuk mempromosikan potensi pariwisata Maros,” ujar Anggota DPRD Maros tersebut.
Saat ini, panitia terus mematangkan persiapan teknis di lapangan. Pihaknya menjalin koordinasi ketat bersama pemerintah desa, aparat TNI, dan Polri demi menjamin keamanan seluruh peserta serta penonton selama perhelatan berlangsung.
Comment