MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Reaksi Cepat (TRC). Ia menilai tim tersebut bergerak sangat sigap dan responsif dalam menindaklanjuti berbagai aduan masyarakat terkait pelayanan perparkiran di Kota Makassar.
Pria yang akrab disapa ARA ini menegaskan bahwa keberadaan TRC menjadi pilar utama Perumda Parkir Makassar Raya dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Oleh karena itu, tim ini selalu memastikan setiap laporan warga mendapatkan penanganan secara cepat, tepat, dan profesional.
Saat ini, Perumda Parkir Makassar Raya mengelola berbagai saluran pengaduan resmi. Mulai dari Direct Message (DM) Instagram, kanal media sosial, Call Center, WhatsApp di nomor 081142668899, hingga Aplikasi Lontara+ milik Pemerintah Kota Makassar. Oleh sebab itu, seluruh laporan yang masuk langsung menjadi prioritas tim di lapangan.
“Saya sangat mengapresiasi kinerja Tim Reaksi Cepat yang terus aktif merespons aduan masyarakat. Langkah cepat di lapangan ini merupakan bentuk komitmen nyata kami untuk terus meningkatkan pelayanan sekaligus membangun kepercayaan publik,” tegas ARA.
Selanjutnya, ARA menjelaskan bahwa penyediaan saluran pengaduan bukan sekadar formalitas penampung laporan. Lebih dari itu, fasilitas ini membuka ruang komunikasi dan partisipasi aktif warga dalam menata perparkiran di Kota Makassar.
“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang makin dekat dengan warga. Melalui saluran pengaduan ini, komunikasi antara masyarakat dan Perumda Parkir dapat terjalin dengan harmonis. Selain itu, kami sangat membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan untuk menata perparkiran daerah,” lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, ARA mengingatkan warga agar selalu menggunakan jasa Juru Parkir (Jukir) resmi Perumda Parkir Makassar Raya. Warga dapat mengenali jukir resmi dengan mudah melalui atribut identitas, seperti ID Card, rompi resmi, dan bukti karcis parkir.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan layanan parkir berasal dari petugas resmi. Perhatikan identitasnya, baik ID Card maupun rompi, dan mintalah karcis parkir resmi sesuai aturan,” ujar ARA.
Bahkan, ARA meminta warga tidak ragu melaporkan praktik perparkiran liar atau tindakan petugas yang tidak menyenangkan. Tim Humas Perumda Parkir Makassar Raya siap menerima laporan tersebut untuk kemudian memverifikasi dan meneruskannya ke tim penindakan.
Akhirnya, ARA menekankan bahwa masukan warga menjadi bahan evaluasi penting untuk pembenahan internal. Lewat keterbukaan dan kolaborasi antara pemerintah, Perumda Parkir, dan masyarakat, tata kelola parkir Makassar akan semakin tertib dan memberi manfaat luas.
“Mari kita bersama-sama menata Kota Makassar agar pelayanan perparkiran semakin aman, nyaman, dan profesional. Setiap kritik dan saran akan menjadi bahan evaluasi kami untuk terus memberikan yang terbaik,” tutup ARA. ()
Comment