Wabup Bone Kunjungi Stan Dinas Peternakan, Ada Ayam Silkie Seharga Rp1,5 Juta

Wabup Bone Kunjungi Stan Dinas Peternakan, Ada Ayam Silkie Seharga Rp1,5 Juta

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Gau Maraja yang telah dibuka secara resmi oleh Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, Jumat (25/9/26), berlangsung meriah dan diserbu pengunjung baik lokal maupun dari luar Kabupaten Bone.

Digelar hingga 30 September mendatang, Gau Maraja menghadirkan berbagai acara diantaranya ada Pembukaan Seminar Internasional di Gedung PKK Bone, Pembukaan Karnaval Budaya Gau Maraja, Pembukaan Festival Lampu Toae Kajuara, Pembukaan Pesta Panen di Lapangan Persibo Bone.

Selain itu, ada Silaturahmi Nasional Perwira di Gedung PKK, Malam Puncak Gau Maraja 2026, Launching Film, Pameran Pusaka, Pameran Agraris di Museum, terakhir, Closing Ceremony 2026 di Lapangan Merdeka Bone. Salah satu yang menarik ada di stan pameran agraris Dinas Peternakan Bone.

Terlihat didepan stan, ada 5 kandang berisi ayam unik yang rupanya sejenis ayam hias. Ada ayam Silkie asal Thailand seharga Rp1,5 juta per ekor. Bulunya lebat dam lembut. Lalu ada ayam Kuntara asal Vietnam dengan kisaran harga Rp700 ribu. Ayam ini berbulu loreng hitam yang merupakan ayam petelur.

Berikutnya ada ayam Mutiara, berbulu indah dengan bintik putih asal Maluku. Ayam ini dibandrol dengan harga dikisaran Rp600 ribu. Berkaki panjang dan berbulu, namun tubuh kecil, ayam Brahma diketahui berasal dari China dan harganya dikisaran Rp400 ribu. Terakhir, ada ayam Elba, sejenis ayam kampung biasa atau ayam lokal.

“Pakannya konsentrat, biasa juga jagung, yang penting harus tergaja kebersihan, harus divaksin”, kata Akbar, Staf Puskeswan Dinas Peternakan Bone.

Selain ayam, ada pula kambing jenis etawa yang merupakan kambing perah dan pedaging. Bobot kambing ini, disebut Akbar, bisa mencapai 200 kilogram. Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, yang datang berkunjung ke stan pameran Dinas Peternakan, ikut takjub melihat ayam-ayam hias yang dipamerkan.

“Jadi sebenarnya untuk menambah pendapatan petani harus diverifikasi usaha peternakan. Kita kan punya lahan luas dan nilai ekonominya lebih tinggi dari pangan sebenarnya. Bone ini selain pertanian, harus didorong peternakannya”, ucap Andi Akmal yang datang didampingi istri.

Andi Akmal juga menyatakan dukungan terhadap program Hilirisasi Ayam Terintegrasi yang berlokasi di Desa Mappesangka Kecamatan Ponre. Menurutnya, jika program ini berjalan tahun depan, akan meningkatkan ekonomi petani ternak dan memudahkan peternak memperoleh DOC untuk dikembangkan.


Comment