
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Program kerja yang ditawarkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Soppeng, Lutfi Halide – Andi Zulkarnain Soetomo (LHD-AZAS) dianggap paling rasional dibadingkan pasangan Kaswadi Razak – Supriansa (Akar-Super).
Hal ini disampaikan dosen FIK UMI, Dr.Ir.H.Iskandar disela-sela debat kandidat jilid dua yang dilaksanakan KPUD Soppeng, Minggu (15/11/2015). Kata dia, semua program yang ditawarkan LHD – AZAS menyentuh langsung kepentingan masyarakat, khususnya para petani.
Selain itu, dalam debat tersebut, kata Iskandar, pasangan LHD-AZAS lebih menguasai forum diskusi dibandingkan rivalnya.
“Pasangan LHD AZAS memaparkan program yang benar-benar subtansi dan kebutuhan dasar masyarakat Soppeng. Program LHD AZAS seperti pembangunan infrastruktur, pelayanan pemerintahan yang lebih baik dan pendidikan yang berkualitas bahkan untuk dapat meningkatkan kualitas SDM salah satu program unggulan LHD AZAS adalah pemberian SPP Gratis bagi mahasiswa asal Soppeng,” jelasnya.
menurutnya. substansi materi yang disampaikan pasangan LHD AZAS sangat jelas dan real serta mudah dipahamim.
“Jika dilihat dari pembahasan materi yang dibawahkan pasangan LHD AZAS, fokus pada pemberdayaan masyarakat dan pariwisata. Semua ada link dengan pemerintah provinsi dan pusat,” Iskandar Hasan.
Berikut program LHD-AZAS lima tahun kedepan :
1. Revitalisasi pertanian dalam rangka meningkatkan kedaulatan dan ketahanan pangan, pengembangan usaha pertanian berbasisagribisnis, intensifikasi dan ekstensifikasi pemanfaatan potensi sumberdaya pertanian secara bijaksana dan berkelanjutan guna membantu tercapainya swasembada pangan nasional, khususnya beras dan jagung.
2. Penguatan infrastruktur, terutama sumberdaya air, jalan dan jembatan, tata ruang serta sarana umum lainnya untuk menunjang kelancaraan lalu lintas sosial, ekonomi dan budaya masyarakat serta untuk meningkatkan mutu pelayanan masyarakat dengan konsep pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.
3. Peningkatan kualitas sumberdaya manusia dengan penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai serta melanjutkan program pendidikan bersubsidi mulai dari Sekolah Dasar (SD) atau sederajat sampai tingkatan selanjutnya; peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan; serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat dengan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara bertahap.
4. Peningkatan upaya Pemberdayaan Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi (UKMK) serta revitalisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
5. Melanjutkan dan meningkatkan bantuan untuk sarana peribadatan dalam rangka pengembangan pendidikan spiritual-keagamaan.
6. Menyediakan bantuan bagi penduduk kurang mampu seperti penyediaan beasiswa untuk pelajar/siswa berprestasi dan penyelesaian tugas akhir mahasiswa di Perguruan Tinggi.
7. Pemberian subsidi untuk pembayaran air PAM bagi tempat–tempat ibadah dan biaya ambulans untuk pasien rujukan.
8. Peningkatan ketahanan budaya lokal dan kepariwisataan melalui upaya pembinaan, pemeliharan dan penyediaan sarana dan prasarana kebudayaan serta kepawirasataan yang representatif.
9. Penguatan kelembagaan Pemerintah Desa dan masyarakat serta peningkatan pemberdayaan masyarakat desa.
baca juga
LHD Wakafkan Diri Untuk Pembangunan Soppeng
Syahrul Beri Sinyal Dukung Lutfi di Pilkada Soppeng
Comment