Damai, Ayah Pemuda Korban Aniaya di Bone Minta Oknum TNI Jual Rumah

BONE, BERITA-SULSEL.COM — Sejak kasus pemukulan yang terjadi pada putranya, Wawan, 31 Agustus lalu, Semmi sepakat berdamai dengan oknum TNI, La Sunardin, di Kantor Intel Kodim 1407 Bone, Rabu (19/9/18) siang.

Rupanya damai tersebut bukan tanpa alasan. Diakui Semmi, pihaknya setuju berdamai setelah diperlihatkan foto pengancaman yang dilakukan oleh paman Semmi terhadap La Sunardin, saat datang untuk menyatakan belasungkawa atas meninggalnya istri Semmi.

Diungkapkan pula bahwa La Sunardin juga telah malaporkan pengancaman itu ke Polsek Palakka yang kemudian dicabut setelah ada kesepakatan damai dari keluarga Semmi.

Ayah Wawan, Semmi, juga memberikan syarat kepada La Sunardin sebagai konsekuensi perbuatannya terhadap Wawan.

“Dandim tanya apa syaratnya supaya damai, pertamanya saya minta uang Rp12 juta untuk anak-anak yang meninggal ibunya, tapi disanggupi Rp5 juta saja. Tidak lama ditelepon katanya siap Rp12 juta, tapi saya bilang tidak usah, cukup itu La Sunardin jual rumahnya dan tidak usah lagi tinggal di Pasempe,” tutur Semmi.

Permintaan itu, menurut Semmi, adalah upaya untuk menyelamatkan keluarganya dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Semmi tidak ingin kejadian sama terulang lagi jika La Sunardin masih tinggal sekampung dengan putranya. Apalagi dirinya tidak tinggal di kampung yang sama.

“Saya dengar dia (La Sunardin) sudah dipindahkan ke Bontocani, makanya saya larang pulang, tapi selama belum terjual rumahnya, istrinya boleh tinggal disana karena keluarga saya juga,” tambahnya. (eka)


Comment