GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Salam merasa geram mendengar diberlakukannya full day school di SMPN 1 Bontonompo.
Kegeraman Salam bukan tanpa alasan. Ia merasa sampai saat ini Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Bontonompo sama sekali belum memberikan laporan terkait kebijakannya itu menerapkan full day school di sekolah yang dinahakodainya itu.
“Sampaj saat ini baru ada dua SMP di Gowa yang menerapkan sistim full day yakni SMPN 2 dan SMPN 4 Sungguminasa. Itupun baru sebatas ujicoba. Sementara untuk SMPN 1 Bontonompo kami belum masukkan dalam ujicoba penerapan full day itu,. Dan kabar ini baru ini saya tahu dari dinda,” kata Kadis Pendidikan Gowa, Salam saat ditemui di ruang kerjanya Rabu siang kemarin.
Menurut Salam, sebelum sekolah menerapkan sistem full day, mereka (kepsek) harus berkoordinasi dengan pihak dinas di kabupaten, bukan berjalan sendiri sesuai kehendak sang kepsek.
Ia menambahkan, meski pelaksanaan full day ini merupakan kebijakan nasional melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan namun bukan berarti setiap sekolah bisa langsung menerapkannya tanpa melakukan koordinasi ke dinas pendidikan.
Menurut Salam ada beberapa indikator yang jadi pertimbangan sebelum sistim full day itu diterapkan. Salah satunya soal ketersediaan sarana dan prasarana sekolah termasuk ketersediaan guru.
Oleh karena itu, apa yang dilakukan oleh Kepsek SMPN 1 Bontonompo, Muh Azis kata Kadis Pendidikan Gowa, Salam merupakan sebuah bentuk pelanggaran keras.
“Bahkan ini bisa saya sebutkan sebuah bentuk pelecehan karena sang kepsek bertindak sendiri tanpa memberi laporan sama sekali ke kami di dinas ,” tegas Salam.
Ditambahkan Salam, dirinya memastikan akan segera memanggil Kepsek SMPN 1 Bontonompo, Muh Azis untuk dimintai penjelasan terkait kesalahan yang dilakukannya itu.
“Tindakan Kepsek SMPN 1 Bontonompo ini tidak bisa dibenarkan karena mereka menerapkan full day secara sepihak tanpa persetujuan dan tanpa laporan ke kami. Dan yang jelas pasti ada sanksinya,” tegasnya.
Sementara itu, Kepsek SMPN 1 Bontonompo, Muh Azis saat dikonfirmasi, hand pond (HP)nya dalam kondisi tidak aktif. (an).
Comment