
SINJAI, BERITA-SULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sinjai mengusulkan anggaran tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 mendatang sebesar Rp 29 Miliar. Penggunaan anggaran tersebut akan membiayai seluruh tahapan pemilihan selama dua tahun terakhir kedepan mulai tahap awal hingga akhir proses Pilkada.
Anggota Komisioner KPUD Sinjai, Nurhikmah selaku bidang sosialisasi mengatakan, pengusulan alokasi anggaran Rp 29 miliar tersebut lebih besar dibanding tahapan Pilkada sebelumnya. “Tahapan Pilkada kemarin itu Rp 13 milyar, anggaran Pilkada mendatang bertambah menjadi Rp 29 Milyar, karena penyelenggaraan yang berbeda dari sebelumnya. Karena aturan yang baru untuk sosialisasi seperti pengadaan baliho calon dan lain-lain itu semua dibebankan ke KPUD,” kata Nurhikah kepada berita-sulsel.com saat di mintai keterangan di kantor kpu sinjai,rabu (29/6)siang.
Nurhikmah menerangkan, anggaran tersebut akan membiayai semua proses tahapan Pilkada 2018 mendatang. “Yang dibiayai nanti mencakup proses verifikasi data pemilih, sosialisasi, pengadaan surat suara, distribusi, pengumuman hingga proses penetapan pemenang,” jelasnya.
Nurhikma menjelaskan, tahapan Pilbup Sinjai mulai berjalan Juni 2017 mendatang. Proses pengusulan anggaran untuk semua tahapan Pilbup harus diusahakan tahun 2016 ini.
Pihak KPU telah melakukan audiance dengan bupati Sinjai pada Kamis, (23/6/2016) lalu terkait usulan anggaran Pilbup 2018 mendatang. Audiance ini dihadiri komisioner dan sekertaris KPU Sinjai.
Diketahui, sudah banyak nama yang ramai diperbincangkan di masyarakat dan menyatakan diri untuk maju di Pilkada Sinjai 2018 mendatang, diantaranya Andi Awaluddin, Hj.Andi Kartini Ottong, Andi Harun, H.Mappibali , A. Mahyanto Mazda, Mizar Rahmatullah Roem, A Fajar Yanwar, dan A Seto Ghadista Rudiyanto, Andi Jefriyanto Asapa, dan beberapa calon lain. (Ilhe)
Baca Juga
Kampung Ramadhan SEMMI dan PM Indonesia Sinjai Ditutup
BDB Community Peringati Satu Dekade Banjir Bandang Sinjai
Pemkab Sinjai Apresiasi Kampung Ramadhan Semmi
Comment