Petani Toraja Bercocok Tanam Tanpa Irigasi Teknis

Petani Toraja Bercocok Tanam Tanpa Irigasi Teknis
Petani Toraja Bercocok Tanam Tanpa Irigasi Teknis

TORAJA, BERITA-SULSEL.COM – Kebutuhan pangan merupakan kebutuhan pokok yang tidak luput dari masyarakat pada umumnya. Sehingga Pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo mencanangkan program swasembada pangan 2017 dengan memaksimalkan anggaran Khususnya Kementrian Pertanian.

Hal bertujuan agar para petani diberikan pembinaan dan perbaikan infrastruktur guna meningkatkan hasil panen, namun hal ini hanya bisa dinikmati sebagian petani yang merasakan perhatian dari pemerintah.

“Jika kita lihat di persawahan yang ada di Kab.Tanah Toraja pada umumnya merupakan sawah terasering karena sesui dengan letak geografis daerah toraja pada umumnya pegunungan namun keindahan alam yang sangat mempesona dengan letak sawa-sawah diantara lembah-lembah dan lereng gunung. Sawah terasering merupakan ciri budaya yang khas di daerah Toraja,” jelas Hasan, salah satu petani sawah di Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tanah Toraja, Rabu (13/7/2016).

Kata dia, hal ini sering dilakukannnya, pasalnya letak dan susunan bertingkat atau berbentuk teras. Setiap teras merupakan petakan sawah yang kecil, sambung -menyambung. Semakin kecil petakan sawah semakin efisien di kerjakan pemiliknya. Berbicara terasering identik dengan pengairan yang mudah dan gampang di kontrol, seperti yang terdapat di daerah lain selain Toraja.

Menurutnya, cara bercocok tanam di daerah Toraja dan Khususnya di sekitar sawah milik mereka sangatlah tergantung pada air hujan karena tidak adanya “Irigasi Teknis”yang di buat oleh pemerintah setempat.

“Dalam satu tahun kami hanya bisa bercocok tanam 1-2 kali, jika menggunakan irigasi teknis maka kami sebagai petani sawah tidak akan ketinggalan dengan daerah lain yang juga merupan daerah penghasil padi atau surplus beras. Tapi jika kami hanya berharap pada air hujan makanya suatu saat kami bisa gagal panen karena curah hujan yang tidak menentu,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan hasil panen dan mendukung program pemerintah dalam menuju swasembada pangan maka, Hasan berharap adanya perhatian pemerintah Kabupaten Tanah Toraja supaya adanya Pengadaan Jaringan Irigasi Desa(Jides) di daerah kami,” ungkapnya. (did)


Comment