[caption id="attachment_14661" align="alignleft" width="320"] Kutipan percakapan oknum polisi dan mahasiswa yang beredar di Sosial Media[/caption]
BONE, BERITASULSEL.COM - Pasca unjuk rasa yang berujung bentrok dengan pihak kepolisian di Mapolres Bone, Jumat (28/10/16) lalu, beredar percakapan antara mahasiswa dan seorang oknum kepolisian di media sosial berisi kata-kata provokasi.Menanggapi hal tersebut, tiga lembaga mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang menggelar unjuk rasa pada Hari Sumpah Pemuda lalu, kemudian mendatangi Mapolres Bone, Senin (31/10/16).Ridho Utama Ahmad, Sekretaris Umum HMI sebagai salah satu perwakilan dari tiga lembaga saat ditemui media usai bertemu Kapolres Bone, AKBP Raspani, mengatakan bahwa pertemuannya adalah terkait kata provokasi oknum polisi yang beredar di sosial media."Pertemuan kami bersama Kapolres untuk membahas tentang tindakan salah satu oknum kepolisian dibawah kepemimpinannya" ungkap RidhoPertemuan yang berlangsung kurang lebih satu jam antara perwakilan 3 lembaga mahasiswa dengan Kapolres Bone, AKBP Raspani akhirnya membuahkan kesepakatan untuk melakukan konferensi pers bersama oknum kepolisian tersebut."Kami akan melakukan konfrensi pers bersama oknum tersebut besok karena oknum kepolisian itu tidak ada di tempat" tutur Arsyad, Ketua Umum PMII Bone.Hal sama juga dikemukakan Ketua IMM Bone, Andi Saiful Marfian bahwa oknum tersebut akan melakukan permohonan maaf secara pribadi dihadapan pers berkenaan dengan tindakan yang dilakukan."Apa yang dilakukan oknum tersebut mungkin tanpa sengaja namun dari apa yang diperbuatnya tetap harus dipertanggungjawabkan" tegas Saiful.Baca JugaPeringati Hari Sumpah Pemuda, Demo Mahasiswa di Bone Berakhir RicuhDiduga Bunuh Diri Karena Hamil, Mayat Siswi SMA di Bone Akan DiautopsiRadio SBB Bone Gelorakan Sumpah Pemuda Dengan Lomba Orasi KebangsaanRidho Utama Ahmad menambahkan mungkin yang dilakukan oleh oknum tersebut masih bagian dari akibat demonstrasi yang dilakukan oleh kami di depan Mapolres kemarin.Ridho juga mengundang kepada seluruh insan pers di Kabupaten Bone untuk hadir dalam Konferensi Pers, Selasa (1/11/16) besok, agar tidak ada lagi yang mempertanyakan kejadian tersebut dan menjawab kegelisahan dari setiap kader-kadernya. (Eka)
Kutipan percakapan oknum polisi dan mahasiswa yang beredar di Sosial Media
BONE, BERITASULSEL.COM – Pasca unjuk rasa yang berujung bentrok dengan pihak kepolisian di Mapolres Bone, Jumat (28/10/16) lalu, beredar percakapan antara mahasiswa dan seorang oknum kepolisian di media sosial berisi kata-kata provokasi.
Menanggapi hal tersebut, tiga lembaga mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang menggelar unjuk rasa pada Hari Sumpah Pemuda lalu, kemudian mendatangi Mapolres Bone, Senin (31/10/16).
Ridho Utama Ahmad, Sekretaris Umum HMI sebagai salah satu perwakilan dari tiga lembaga saat ditemui media usai bertemu Kapolres Bone, AKBP Raspani, mengatakan bahwa pertemuannya adalah terkait kata provokasi oknum polisi yang beredar di sosial media.
“Pertemuan kami bersama Kapolres untuk membahas tentang tindakan salah satu oknum kepolisian dibawah kepemimpinannya” ungkap Ridho
Pertemuan yang berlangsung kurang lebih satu jam antara perwakilan 3 lembaga mahasiswa dengan Kapolres Bone, AKBP Raspani akhirnya membuahkan kesepakatan untuk melakukan konferensi pers bersama oknum kepolisian tersebut.
“Kami akan melakukan konfrensi pers bersama oknum tersebut besok karena oknum kepolisian itu tidak ada di tempat” tutur Arsyad, Ketua Umum PMII Bone.
Hal sama juga dikemukakan Ketua IMM Bone, Andi Saiful Marfian bahwa oknum tersebut akan melakukan permohonan maaf secara pribadi dihadapan pers berkenaan dengan tindakan yang dilakukan.
“Apa yang dilakukan oknum tersebut mungkin tanpa sengaja namun dari apa yang diperbuatnya tetap harus dipertanggungjawabkan” tegas Saiful.
Ridho Utama Ahmad menambahkan mungkin yang dilakukan oleh oknum tersebut masih bagian dari akibat demonstrasi yang dilakukan oleh kami di depan Mapolres kemarin.
Ridho juga mengundang kepada seluruh insan pers di Kabupaten Bone untuk hadir dalam Konferensi Pers, Selasa (1/11/16) besok, agar tidak ada lagi yang mempertanyakan kejadian tersebut dan menjawab kegelisahan dari setiap kader-kadernya. (Eka)
Comment