
WATANGSOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Sebagai ahli pertanian, janji-janji politik pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Soppeng, Lutfi Halide (LHD) dan Andi Zulkarnain Soetomo (AZAS), bukan sekedar omong kosong.
Dalam kampanye di Desa Watu Toa, Kecamatan Marioriwawo, Soppeng, Jumat (23/10/2015), AZAS menjelaskan janji politik berupa visi-misi dan 17 program prioritas sudah diperhitungkan dengan baik. Dengan kata lain, janji-janji itu memang terukur dan bisa diwujudkan dengan kondisi APBD Soppeng yang hanya sekitar Rp1 trilyun saja.
“Masa kampanye itu memang masanya semua calon berlaku seperti penjual obat. Tapi jangan asal tergoda janji-janji politik. Ukur dan pertimbangkan dengan baik apa memang janji-janji itu rasional dan bisa dilakukan atau tidak. Kalau tidak rasional, sudah pasti janji itu hanyalah lip servis saja. Apa yang dijanjikan LHD-AZAS memang sudah diperhitungkan dengan baik sehingga janji-janji itu memang bisa diwujudkan,” kata AZAS.
Dia menceritakan anekdot calon kepala desa yang berjanji akan membuat jembatan bila terpilih. Kacaunya di desa sang calon kepala desa, tidak ada sungai. “Jadi dia akhirnya bilang, saya juga akan bangun sungai! Maka dari itu, pertimbangkan ki baik-baik kalau ada calon yang berjanji. Janjikan yang memang bisa dilakukan, jangan asal menjanji, jangan asal tebar janji manis,” tegasnya disambut gelak tawa warga.
Baca Juga :
Syahrul Beri Sinyal Dukung Lutfi di Pilkada Soppeng
SYL Berharap Pilkada Soppeng Tidak Rusuh
17 program prioritas LHD-AZAS antara lain perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, pembangunan infrastruktur pertanian, BPJS dan homecare, 500 sertifikat gratis dan bedah rumah gratis bagi masyarakat tidak mampu, bantuan pendidikan di perguruan tinggi terakreditasi selama 1 semester, pakasi bagi PNS di sektor pelayanan, peningkatan pendapatan petani 3 kali lipat, mewujudkan Soppeng sebagai tujuan pariwisata bertaraf internasional, pembangunan Balai Latihan Kerja bagi TKI dan pengangguran, insentif bagi guru mengaji, imam masjid, ketua RT/RW, kader posyandu, pemandi jenasah, dan penggali kubur. (*)
Comment