
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto minta guru sweeping (periksa) tas murid sekolah guna mencegah munculnya aksi kekerasan di sekolah. Pasalnya, sekolah menjadi tempat yang cukup baik guna mengantisipasi terjadinya aksi kekerasan seksual yang diakibatkan konten pornografi, minuman keras dan obat terlarang.
Danny Pomanto sapaan akrabnya juga meminta seluruh guru untuk mewaspadai sejak dini barang bawaan murid sekolah. Kata Danny, hal ini seiring meningkatkan kekerasan seksual yang akhir ini kerap terjadi di Indonesia.
“Saya minta semua guru memeriksa barang bawaan semua murid, apa saja yang dibawah ke sekolah, begitu juga dengan aplikasi yang ada di gadgetnya, ” tegas Danny di Rujabnya, Kamis, (19/5/2016).
Danny minta semua orang tua turut mengawasi anaknya yang ingin melakukan aktivitas di luar sekolah. Pasalnya, peran orang tua sangat penting untuk memerangi kasus kekerasan di Kota Makassar.
“Saya himbau peran aktif orang tua dalam mengawasi anaknya juga di perketat, karena orang tua lebih berperan mengawasi apa kebiasaan anaknya dalam beraktivitas diluar rumah, ” kuncinya.
Di kesempatan yang lain, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, M Yunus akan menurunkan tim untuk menangani kasus ini tidak terjadi di Kota Makassar. Keterlibatan Dinas lain kata M Yunus, juga akan sangat di perlukan dalam mencegah meluasnya kasus ini di Indonesia.
“Saya turunkan tim untuk turut tangani kasus ini karena selama ini Dinsos Makassar setiap hari dengan pihak lain untuk sosialisasikan bahayanya kasus ini, ” tutupnya.(DAN)
Baca Juga
Danny Pomanto : Kasus Kekerasan Seks Tak Boleh Terjadi di Makassar
Danny Pomanto Tantang Camat Makassar Hijaukan Air Kanal
Deng Ical : Keterbukaan dan Keterlibatan Masyarakat Kunci Reformasi Birokrasi
Comment