Menghitung Tahi Lalat di Lengan Anda

[caption id="attachment_4277" align="aligncenter" width="620"]Menghitung Tahi Lalat di Lengan Anda Menghitung Tahi Lalat di Lengan Anda[/caption]

BERITA-SULSEL.COM - COBA gulung lengan baju Anda dan mulai berhitung, berapa tahi lalat yang ada di lengan Anda. Dua atau tiga tahi lalat masih wajar, tapi jika jumlahnya ratusan maka Anda perlu mewaspadai itu sebagai risiko kanker kulit.

Menurut sebuah penelitian King’s College London, Inggris, orang yang memiliki lebih dari delapan tahi lalat di siku lengan mereka, bisa menunjukkan bahwa ada 100 buah tahi lalat di seluruh tubuh. Hal ini diketahui sebagai faktor risiko kanker kulit mematikan atau melanoma.

"Menghitung jumlah tahi lalat secara akurat di lengan penting untuk mengetahui indikasi faktor risiko kanker kulit," kata Veronique Bataille, Konsultan Dermatologi dari King's College London, seperti dikutip dari Menshealth, Jumat (23/10/2015).

Bahkan, sebuah meta-analisis Italia sebelumnya dari 46 studi menyimpulkan bahwa orang dengan lebih dari 100 tahi lalat, memiliki lebih dari enam kali risiko melanoma. Itu mungkin karena faktor genetik yang juga memicu produksi tahi lalat.

Ditambah lagi, 20 sampai 40 persen dari semua melanoma muncul pada bintik hitam pra tahi lalat. Jika tahi lalat tersebut terkena paparan UV dan Anda keluar di bawah sinar matahari tanpa perlindungan SPF, itu dapat mengembangkan mutasi yang memulai proses pembentukan melanoma, kata Adnan Nasir, MD, dermatologi dari Men’s Health.

Tapi, pastikan Anda tidak menebak bintik-bintik hitam biasa sebagai tahi lalat. Tahi lalat cenderung kanker biasanya lebih besar dari dua milimeter (sediameter titik pada krayon), dengan warna cokelat gelap dan batas warna yang jelas. Sementara, bintik-bintik biasa cenderung lebih kecil dan berwarna cokelat tipis, kata Dr Bataille.

Jika jumlah tahi lalat Anda lebih dari yang dikhawatirkan, langkah selanjutnya adalah pergi ke dokter sehingga mereka dapat mengecek adanya risiko, kata rekan penulis studi Simone Ribero, MD, PhD. Deteksi dini dari setiap melanoma mungkin dapat meningkatkan peluang Anda untuk mencegah kanker.

Sumber: http://www.menshealth.com/arm-moles-and-melanoma-risk

Menghitung Tahi Lalat di Lengan Anda
Menghitung Tahi Lalat di Lengan Anda

BERITA-SULSEL.COM – COBA gulung lengan baju Anda dan mulai berhitung, berapa tahi lalat yang ada di lengan Anda. Dua atau tiga tahi lalat masih wajar, tapi jika jumlahnya ratusan maka Anda perlu mewaspadai itu sebagai risiko kanker kulit.

Menurut sebuah penelitian King’s College London, Inggris, orang yang memiliki lebih dari delapan tahi lalat di siku lengan mereka, bisa menunjukkan bahwa ada 100 buah tahi lalat di seluruh tubuh. Hal ini diketahui sebagai faktor risiko kanker kulit mematikan atau melanoma.

“Menghitung jumlah tahi lalat secara akurat di lengan penting untuk mengetahui indikasi faktor risiko kanker kulit,” kata Veronique Bataille, Konsultan Dermatologi dari King’s College London, seperti dikutip dari Menshealth, Jumat (23/10/2015).

Bahkan, sebuah meta-analisis Italia sebelumnya dari 46 studi menyimpulkan bahwa orang dengan lebih dari 100 tahi lalat, memiliki lebih dari enam kali risiko melanoma. Itu mungkin karena faktor genetik yang juga memicu produksi tahi lalat.

Ditambah lagi, 20 sampai 40 persen dari semua melanoma muncul pada bintik hitam pra tahi lalat. Jika tahi lalat tersebut terkena paparan UV dan Anda keluar di bawah sinar matahari tanpa perlindungan SPF, itu dapat mengembangkan mutasi yang memulai proses pembentukan melanoma, kata Adnan Nasir, MD, dermatologi dari Men’s Health.

Tapi, pastikan Anda tidak menebak bintik-bintik hitam biasa sebagai tahi lalat. Tahi lalat cenderung kanker biasanya lebih besar dari dua milimeter (sediameter titik pada krayon), dengan warna cokelat gelap dan batas warna yang jelas. Sementara, bintik-bintik biasa cenderung lebih kecil dan berwarna cokelat tipis, kata Dr Bataille.

Jika jumlah tahi lalat Anda lebih dari yang dikhawatirkan, langkah selanjutnya adalah pergi ke dokter sehingga mereka dapat mengecek adanya risiko, kata rekan penulis studi Simone Ribero, MD, PhD. Deteksi dini dari setiap melanoma mungkin dapat meningkatkan peluang Anda untuk mencegah kanker.

Sumber: http://www.menshealth.com/arm-moles-and-melanoma-risk


Comment