
MAMUJU, BERITA-SULSEL.COM – Maju sebagai bakal calon gubernur Sulawesi Barat melalui jalur perseorangan atau independent, pasangan Annar Salahuddin Sampetoding-Syahrir Hamdani harus bisa mengumpulkan dukungan warga dengan cara membeli foto copy kartu tanda penduduk (KTP).
Jumlah dukungan yang dibuktikan dengan foto copy KTP mencapai 77 ribu. Sedang harga setiap kartu tanda penduduk mencapai Rp30 ribu hingga Rp50 ribu perorang. Sehingga, biaya yang dikeluarkan pasangan Annar – Syahrir yakni Rp 2,3 miliar hingga Rp3,8 miliar. Jumlah tersebut belum termasuk biaya akomodasi tim dalam mengumpulkan dukungan.
Indra, salah satu warga Mamuju mengatakan, kartu tanda penduduk untuk Annar-Syahrir di Pilgub Sulbar dibandrol dengan harga Rp30.000 hingga Rp50.000. “Dukungan warga yang dibuktikan dengan kartu tanda penduduk tak gratis. Ada harga yang harus diberikannya,” jelasnya kepada berita-sulsel.com, Rabu (4/5/2016).
Soal memilih di Pilgub Nanti, jelas Indra, dukungan KTP belum tentu sejalan dengan pilihan di TPS. “Ini hanya bentuk dukungan. Jika mau dipilih, ada harga lagi yang harus dikeluarkan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Murni (30), warga Mamasa. Menurutnya, dirinya mengakomodir dukungan untuk Annar – Syahrir dengan mengumpulkan KTP keluarganya. Tapi, dukungan tersebut tak cuma-cama. “Dukungan kami tak gratis,” ujarnya.
Sebelumnya, Penanggungjawab Media Center Sulbar Hebat, Andi Pangeran, di Mamuju menjelaskan, pihaknya melalui Tim Sulbar Hebat gencar melakukan pengumpulan kartu tanda penduduk untuk memuluskan pasangan ini maju sebagai pasangan calon independen untuk Sulbar.
“Pengumpulan KTP gencarkan dilakukan di enam kabupaten. Hal ini berlaku Januari lalu, kami sudah mengumpulkan puluhan ribu KTP dan kami sangat bersyukur karena pengumpulan KTP ini cukup mudah,” paparnya. (*)
Baca Juga
Uang Jadi Mesin Penggerak Calon Independen di Pilkada Sulsel Maupun Sulbar
Catat dan Tagih, Ini Janji SDK Jika TERPILIH di Pilkada Sulbar
Comment