HA Mustaman : Diusia 347, Kehidupan Masyarakat Sulsel Harus Lebih Baik Lagi

untitled-2-01MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Usia Provinsi Sulawesi Selatan tak mudah lagi. Sudah tiga dekade lebih atau 347 tahun. Diusia ini, semuanya sudah harus lebih baik dari sebelumnya. Untuk itu, pemerintah diharapkan terus melakukan perbaikan disemua bidang. Kehidupan masyarakat harus lebih baik lagi, tak ada lagi warga yang kelaparan dan tak bersekolah.

Hal ini disampaikan Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada yang membina Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar, HA Mustaman kepada wartawan, Rabu (19/10/2016). “Saya tentunya mengharapkan Sulawesi Selatan menjadi provinsi yang terbaik di Indonesia, termasuk barometer pembangunan di Indonesia Timur,” jelasnya.

Kata dia, perbaikan infrastruktur harus digenjot agar pemerataan ekonomi bisa segera terwujud agar masyarakat Sulsel semakin sejahtera.

Namun, jelas dosen sosial ilmu politik ini, pengembangan infrastruktur harus sejalan pembangunan sumber daya manusia jauh lebih penting. “Jika ingin memilihat masyarakat Sulsel sejahterah, pemerintah harus mendorong pemenuhan pendidikan yang layak. Tak boleh lagi ada anak di negeri ini, khususnya di Sulsel yang tak sekolah hingga perguruan tinggi,” ujarnya.

Hal lain yang tak kalah penting adalah pemerataan infrastuktur di sekolah-sekolah terpencil yang berada di pulau-pulau kecil maupun daerah terisolir lainnya. “Melalui HUT Sulsel yang ke 347 tahun ini maka kami ajak pemerintah Sulsel untuk membantu daerah membenahi sekolah yang berada di pelosok,” jelasnya.

Intinya, jelas Andi Mustaman, kualitas sumber daya manusia harus lebih diutamakan, khususnya pembinaan generasi muda. Pengelolaan pendidikan khususnya keagamaan harus lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Peningkatan SDM melalui pendidikan dan pelatihan harus lebih intens dilakukan agar lahir generasi muda yang memiliki kualitas dan integritas. Mereka adalah generasi penerus,” ujar mantan anggota DPRD Sulsel ini.

Kata dia, pembangunan yang saat ini menjadi prioritas pemerintah harus sejalan dengan kesiapan sumber daya manusiannya. Sehingga kegunaan dari infrastruktur tersebut bisa maksimal. Dalam pandangannya dana untuk pembangunan sesungguhnya bisa digunakan untuk membangun masyarakat. Seperti membangun UMKM, nelayan, petani atau meningkatkan produktivitas buruh. (*)


Comment