BONE, BERITA-SULSEL.COM – Telah hampir 1 abad berlalu, warga Dusun Laule Desa Tellu Boccoe Kecamatan Ponre Kabupaten Bone, belum menikmati listrik dan hanya mengandalkan lampu tenaga surya yang tidak mampu bertahan di musim hujan.
Satma Wajar, warga Dusun Laule Desa Tellu Boccoe, mengaku sejak lama warga telah menyampaikan ketiadaan listrik ini kepada pemerintah melalui Kepala Desa dan Camat, namun mereka selalu beralasan bahwa dusun ini masuk kawasan hutan sehingga tidak kebagian listrik. Padahal, selain dusun Laule, ada 3 dusun lainnya yakni, Galingkang, Leppeng dan Gottang, yang juga belum menikmati listrik.
“Kalau sekarang ini kan kemarau jadi enak kan pake tenaga surya, tapi angkat air karena gak ada listrik gak bisa pake dinamo, kalau musim hujan biasa masih mau duduk lampunya mati karena kurang sinar matahari”, tutur Satma.
Kisah pilu warga di Kecamatan Ponre ini pun telah sampai ke telinga anggota DPR RI, Andi Amar Ma’ruf, putra sulung Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman. Sebagai putra daerah Bone, khususnya Kecamatan Ponre, Andi Amar bertindak cepat, bahkan menurut info dari warga, sudah ada petugas PLN yang melakukan pendataan kesana.
“Sedang di usahakan dan proses tabe, sudah masuk di usulan BPBL untuk APBN”, tulis Andi Amar di pesan WhatsApp, Kamis (27/8/26).
Laule, dusun penuh ketenangan dengan cuaca sejuk rupanya menyimpan hasil bumi yang melimpah. Warga desa yang sehari-harinya berkebun, kerap menghasilkan berton-ton jagung, cengkeh hingga kemiri. Tak hanya itu, berbagai jenis sayuran serta gula aren juga dihasilkan dari suburnya tanah dusun Laule. (eka)
Comment