
MAKASAR, BERITA-SULSEL.COM – Sejumlah penumpang maskapai penerbangan mengeluhkan pelayanan Management Batik Air, khususnya pelayanan dari Bandara Sultan Hasanuddin, Sabtu (05/11/2016) dan Minggu (06/11/2016).
Ketika calon penumpang yang telah mengantongi nomor kode booking mengantri untuk melapor ke loket Batik Air di Bandara Sultan Hasanuddin, termasuk mereka yang ingin bertolak ke Jakarta, Jogja, dan beberapa daerah lainnya menggunakan maskapai Lion grup ini, merasa dikerjai Management Lion Air saat itu yang berdampak pada dibatalkannya tiket milik mereka.
Salah satu calon penumpang yang tidak mau disebutkan namanya mengisahkan, saat hendak melakukan cekin dengan mengantongi kode booking yang dibelinya via online justru diarahkan untuk keluar lagi dan print tiket, padahal biasanya tidak demikian. Hal itu hanya memperlambat belum lagi harus mengantri lama, sehingga kembali untuk cekin antari lagi akhirnya tiketnya dibatalkan.
Keesokan harinya, Minggu, (06/11/2016), calon penumpang tujuan Jakarta, Jogja, Bandung, dan Kendari harus membeli lagi tiket baru, dengan alasan pesawat sudah boarding, dan tiket mereka hangus. Adapula masalah pada printer, sehingga petugas Batik Air harus memperbaiki dan mencari kertas print yang memakan waktu cukup lama.
Padahal, saat itu masih ada sisa waktu 45 menit dari jadwal penerbangan yang tertera baik di tiket maupun pada papan pemberitahuan elektronik bandara Sultan Hasanuddin.
Hal senada diceritakan Putri. Kata dia, hal yang mengherankan dari semua calon penumpang yang batal berangkat ada yang membayar 50 persen dari harga normal, ada juga yang dikenakan potongan 50 persen plus + Ppn 10 persen, bahkan ada yang tidak lagi membayar namun tetap berangkat besok degan penerbangan selanjutnya.
“Kami mencoba menanyakan alasan petugas loket menolak menerima calon penumpang walaupun waktu keberangkatan masih 25 menit lagi, namun ada calon penumpang yang belum memiliki tiket bisa membeli di loket dengan harga yang mahal dan bisa berangkat, kami protes kepada petugas Batik dan Lion Air tersebut, tapi mereka terkesan acuh dan tidak mau melayani kami, “paparnya.
“Kami sangat kecewa dengan pelayanan publik yang dilakukan oleh Batik Air yang seenak mereka menelantarkan calon penumpang. Bahkan ada membatalkan keberangkatan calon penumpang. Padahal kami telah membayar tiket dan kami wajib mendapat pelayanan dari Batik Air. Jangan hanya ingin mengejar keuntungan perusahaan semata lantas mengabaikan pelayanan kepada penumpang,” ungkapnya. (james)
Comment