
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia kembali menyoroti alokasi anggaran perjalanan dinas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar.
Wakil Direktur Kopel Indonesia, Herman mengatakan, kurung waktu tiga tahun atau dari 2014 ke 2016, DPRD Makassar telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 17,37 miliar hanya untuk perjalanan dinas.
Menurutnya, anggaran yang dikeluarkan tidak tepat sarasan. Pasalnya, anggota dewan di Kota Makassar menjadikan sebagai agenda tahunan.
“Toh kalau peningkatan SDM, bagaimana peningkatan tahun sebelumnya,” ujar Herman dalam Pres Conference di Kantor Kopel Jl Batua Raya, Kecamatan Panakkukang Makassar, Rabu, (07/12/2016).
Herman menyarankan Pemkot Makassar bisa mengirit anggaran dan mengalokasikan sebahagian anggarannya ke kegiatan kemasyarakatan.
“Kami berharap agar kiranya Pemkot bisa mengirit anggaran yang dikeluarkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Asset Pemkot Makassar, Erwin Haiya mengatakan, perjalanan dinas anggota dewan sudah sesuai dengan protap.
“Perjalanan dinas itu sudah protap,” katanya. (sab)
Comment