
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM – Memenuhi stok target beras 850.000 ton, Bulog menaikkan harga beras dan gabah kering giling.
Pelaksana tugas Kansilog Bulog Soppeng, Faizal Fajar mengatakan, pemenuhan target berlaku di seluruh Indonesia. Kenaikan bukan dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Hal tersebut diambil dari cadangan stabilisasi harga pangan.
Kata Faizal, beras HPP Rp7.300 menjadi Rp8.030, sementara gabah kering giling Rp4.650 menjadi Rp5.115 atau kenaikan 10 persen.
Kenaikan untuk beras perkilonya, jelas Faizal, naik sekitar Rp730, sementara gabah kering giling Rp465.
“Kenaikan tersebut bukan dari harga pembelian pemerintah, tetapi fleksibilitas berasal dari cadangan stabilisasi harga pangan, ini berlaku diseluruh Indonesia,”kata faizal,Rabu (8/8/2017).
Kata dia, adanya fleksibilitas harga tersebut Bulog bisa mencapai target.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Soppeng, Fajar menyambut baik kenaikan harga tersebut dan berharap meningkatkan pendapatan petani.
“Adanya kenaikan harga ini petani kita bisa meningkatkan ekonomi mereka,”katanya. (*)
Comment