Idul Adha dengan Hidangan Kambing Otentik di Dapur Lezat Bango

Acara makan bersama bagi para pemberi kurban, panitia serta relawan sebagai bentuk apresiasi Bango kepada semua pihak yang terlibat.

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Kemeriahan perayaan Idul Adha 1438 H, kecap Bango produksi PT Unilever Indonesia, Tbk menggelar acara istimewa bertema “Dapur Lezat Bango” secara serempak di enam kota besar di Indonesia, termasuk di Masjid Raya Makassar.

Bango mempersembahkan rangkaian kegiatan yang semakin menguatkan makna Idul Adha sebagai momen istimewa untuk berbagi berkah dan kebersamaan.

Senior Brand Manager Bango PT Unilever Indonesia, Tbk, Kaninia Radiatni menuturkan, berkurban di hari raya Idul Adha mengingatkan untuk berbagi berkah dan rezeki, baik dengan orang-orang terdekat ataupun mereka yang membutuhkan.

“Dengan berbagi daging kurban kepada kaum dhuafa dan pihak yang berhak, maka semua umat muslim berkesempatan menikmati aneka hidangan khas Idul Adha yang lezat sehingga perayaan hari raya ini menjadi lebih hangat dan penuh makna. Terinspirasi dari hal ini, Bango menggandeng Lembaga Amil Zakat Nasional Al-Azhar untuk mempersembahkan Dapur Lezat Bango,” ujarnya, Jumat 1 September 2017.

Kegiatan ini dilaksanakan di tujuh masjid yang tersebar di enam kota besar di Indonesia. Selain di Palembang, keenam masjid lainnya adalah Masjid Agung Al-Azhar dan Masjid Raya Al-Alzhar Sentra Primer (Jakarta), Masjid Agung Jawa Tengah (Semarang), Masjid Cheng Ho (Surabaya), Masjid Al-Jihad (Medan), dan Masjid Ki Marogan (Palembang).

Kata dia, secara total, “Dapur Lezat Bango” membagikan 10.000 bingkisan kepada kaum dhuafa. Selain berisi daging dari pemotongan qurban di masjid, bingkisan ini dilengkapi dengan kecap Bango, bahan-bahan masak yang nantinya dapat mereka gunakan untuk mengolah daging kurban yang mereka peroleh.

“Tak ketinggalan hidangan kambing legendaris siap santap yang diolah langsung legenda kuliner. Hari ini, 1.000 kaum Dhuafa di sekitar Masjid Raya Makassar dapat langsung mencicipi hidangan legendaris dari Nasi Goreng Pedes Mbak Ririn,” ujarnya.

Selain itu, Bango juga mengundang pihak yang turut berperan dalam kelancaran acara, yaitu orang-orang yang berkurban, panitia pelaksana, relawan dan masyarakat sekitar masjid untuk mendapatkan berbagai inspirasi mengolah kambing langsung dari para legenda kuliner.

Kata dia, mereka juga menikmati aneka hidangan kambing legendaris yang lezat di tengah suasana penuh kebersamaan. Untuk itu, Bango secara khusus menghadirkan Sate Sapi Maros dan Pallubasa Onta. Mereka merupakan para penjaja hidangan kambing legendaris yang terkenal akan konsistensinya dalam menjaga kelezatan dan keotentikan hidangan mereka dari waktu ke waktu.

“Masing-masing legenda kuliner yang dihadirkan memiliki kisah yang menarik, misalnya Pallubasa Onta. Usaha yang telah berdiri sejak belasan tahun lalu ini pertama kali menempati sebuah tenda kecil di Jalan Onta Lama,” ujarnya.

Hingga kini, kata Kaninia, Pallubasa Onta telah memiliki tiga cabang dan semakin dikenal karena kelezatan serta citarasanya yang otentik. Salah satu keunikan dari hidangan ini adalah campuran kuning telur ayam kampung atau alas dan juga taburan kelapa parut yang telah digoreng, menjadikan kuah pallubasa ini semakin gurih dan lezat.

”Pada akhirnya, melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, Bango berharap kita semua dapat lebih memaknai nilai berbagi di tengah perayaan Idul Adha melalui kelezatan aneka olahan hidangan kambing yang lezat dan otentik,”ujarnya. (*)


Comment