Oknum Petugas Samsat “Nakal” Dikeluhkan Warga di Bone

Oknum Petugas Samsat “Nakal” Dikeluhkan Warga di Bone

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Kembali ulah oknum dikeluhkan warga, kali ini oleh oknum petugas Samsat keliling yang memungut bayaran diatas harga yang tertera pada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

SA, salah seorang warga Kecamatan Ajangale, mengatakan dirinya dimintai bayaran oleh pihak Samsat, namun setelah di cek rupanya biaya tersebut jauh diatas harga yang ada di STNK, namun setelah diprotes, pihak Samsat akhirnya mengembalikan sebagian dari pembayaran tersebut.

“Pertamanya saya disuruh bayar 400 ribu tapi setelah saya cek jumlah yang tertera pada pajak, petugas kemudian hanya meminta 350 ribu dan terpaksa saya bayar meskipun yang tertera hanya 250 ribu” ungkapnya.

Kanit Regiden, Iptu Muh Tang, saat dikonfirmasi mengakui kalau ini adalah permainan oknum Samsat. Menurutnya, petugas Samsat seharusnya tidak memasukkan stiker Jasa Raharja dalam plastik pembungkus STNK.

“Itukan harusnya diklip dengan kertas STNK, cuma entah ini petugasnya malas atau bagaimana langsung diselip saja di STNK, jadi harga yang seharusnya dibayar tidak kelihatan oleh warga” jelas M Tang.

Perwira Kepolisian yang baru bertugas selama 6 bulan ini menegaskan kalau oknum yang bermain tersebut sudah dimutasi ke tempat lain.

“Bukan polisinya, karena polisi disini hanya mengamankan, tapi pihak dari Dispenda, dan dia sudah dimutasi” lanjutnya.

Dia berharap tidak ada lagi oknum yang berlaku demikian karena akan merugikan warga, apalagi jika selisih yang harus dibayar jauh diatas harga yang seharusnya dibayar. (eka)


Comment