GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyampaikan para Kepala Desa (Kades) mestinya dapat melakukan kreasi dan inovasi untuk memacu pembangunan di desanya masing-masing mengingat tingginya anggaran yang dikucurkan ke desa baik melalui dana desa dari pusat maupun alokasi dana desa (ADD) yang bersumber dari APBD.
Hal ini disampaikan Bupati Gowa, Adnan Purictha Ichsan saat menghadiri bursa inovasi desa yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) setempat di Gedung H Bate Sungguminasa, Kamis (28/12).
“Saya titip kepada para kades dan seluruh perangkat desa kalau ingin membangun daerah ini maka harus fokuskan pada satu program tapi jangan abaikan program lainnya. Harus ada fokus misalnya fokus pada pembuatan jalan tani maka porsi anggarannya harus lebih besar dari program lainnya agar kelihatan hasilnya. Pembangunan itu harus difokuskan pada satu dua program sehingga pembangunan yang ada di desa dapat terlihat kemajuannya,” kata Adnan.
Adnan menyebutkan, saat ini dana desa yang turun ke desa cukup besar yakni rata-rata di atas Rp 1 miliar. “Nah, jika pemerintah pusat kembali menaikkan dana desa maka desa kita pasti ada yang terima Rp 2 miliar,” sebutnya.
Di tempat yang sama Kepala Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gowa, Muh Asrul sekaligus Koordinator Bursa Inovasi Desa menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan ini untuk memperkenalkan inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa dalam menyelenggarakan masalah dan menjalankan kegiatan pembangunan meliputi bidang infrastruktur, pengembangan SDM, pengembangan kewirausahaan dan pengembangan ekonomi lokal.
“Intinya ajang ini dapat menjalin komitmen pemerintah desa untuk mengadopsi atau mereplikasi inisiatif yang ada di dalam bursa inovasi desa ini,” ujar Asrul.
Bursa Inovasi Desa ini diikuti 564 orang peserta terdiri dari 121 kepala desa, 121 ketua bpd, 121 LKMD dan 18 camat. (An).
Comment