Dewan Sebut PD Parkir Pemicu Turunnya PAD di Makassar

Mario David. Foto ; Ist

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Mario David menilai, parkir dan BPHTB mempengaruhi penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kata Mario, kedua sektor tersebut sangat berpotensi mendongkrak PAD, apabila dimaksimalkan dengan baik oleh perusda dan pemerintah kota.

Kata dia, jika melihat volume kendaraan, roda dua maupun roda empat yang terus meningkat di Makassar, potensi PAD dari sektor parkir bisa mencapai Rp 1 triliun.

“Di Jepang, PAD terbesarnya dari parkir, kita punya potensi seperti itu hanya saja tidak dikelola dengan maksimal,” kata Mario, Selasa (1/8/2019).

Selain parkir, BPHTB kata dia juga sangat mempengaruhi pendapatan daerah. Untuk itu, ia meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kota Makassar agar segera menetapkan nilai ZNT berdasarkan harga pasar.

“Rekomendasi dari Korsupgah dan BPK terkait penetapan ketiga hal tersebut harus segera dilakukan dan tepat, jika tidak itu bisa menjadi beban masyarakat dan bisa mengecilkan pendapatan,” ucap Mario.

Sebelumnya, Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Samad Suhaeb memaparkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota yang terealisasi tahun 2018 hanya Rp942,55 Miliar atau 81,54% dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp1,15 triliun.


Comment