Dinkes Bone Klaim Salurkan APD ke Seluruh Puskesmas, Legislator Nasdem “Ngaco”

BONE, BERITA-SULSEL.COM — Seiring usaha pemerintah Kabupaten Bone mengatasi penyebaran Covid-19, pihak DPRD pun tetap melakukan tugasnya sebagai fungsi pengawasan.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bone, Andi Muh Salam, legislator Nasdem yang akrab disapa Lilo, mengatakan telah turun langsung ke lapangan mengecek kesiapan APD puskesmas sejak awal digelontorkannya dana Rp1,5 M untuk penanganan Covid-19.

“Sebenarnya itu kepala-kepala UPTD sudah teriak, tidak ada APDnya, nah kemana itu barang yang sudah dibeli Dinkes, alasannya barang belum datang, puskesmas diberi paling dua APD, barang lain yang dipesan kemana” berang Lilo.

Terpisah, Kabid SDK Dinkes, Fajar, mengakui pernah sekali melakukan pemesanan barang namun yang diterima tidak sesuai pesanan. Fajar memesan satu paket APD senilai Rp1.350.000, dengan syarat masker yang diberikan N95, namun yang diterima justru masker kertas.

“Kami sudah komplain, alasannya N95 tidak ada stoknya, akhirnya mereka turunkan harganya jadi Rp1.050.000” terangnya.

Fajar juga mengaku bahwa Dinkes telah menyalurkan semua barang yang telah di pesan ke semua puskesmas yang ada di 27 Kecamatan, seperti multivitamin, set APD, hand sanitizer, masker, disinfektan dan thermo gun.

Menanggapi pengakuan Fajar, Lilo semakin berang karena mendapati di lapangan, puskesmas justru lebih banyak mendapatkan bantuan dari donatur. Menurutnya Dinkes harus punya data jelas barang apa yang terbeli dan disalurkan kemana.

“Katanya sudah disalurkan semua ke puskesmas, ah ngaco itu” ujarnya.

Tak hanya soal minimnya APD, Lilo juga menyoroti kualitas APD yang dibeli pada distributor tertentu dengan harga tinggi oleh Dinkes, padahal menurutnya banyak distributor lain yang menawarkan harga lebih murah. (eka)


Comment