Usai Periksa Ketua DPRD Bone, Polisi Tunggu Hasil Tes Kejiwaan Korban

Andi Tenri Walinonong

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Dugaan penganiayaan Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, terhadap staf PPPK DPRD Bone, Yuli Novita Sari, masih terus berproses di Polres Bone. Pemeriksaan Andi Tenri Walinonong yang seyogyanya dijadwalkan hari ini, dipercepat dan telah dilakukan pada Senin (7/9/26), kemarin, sekitar pukul 19.00 Wita.

Ditemui di ruangannya, Selasa (8/9/26), siang, Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ananda Gunawan, membenarkan pemeriksaan tersebut. Walau tak berada di kantor, Ananda menegaskan bahwa pihak penyidik Unit Resum telah mengambil keterangan dari Andi Tenri Walinonong terkait kasus dugaan penganiayaan yang dituduhkan.

“Iya, tadi malam itu ketua DPRD datang kesini, katanya kalau mau periksa sekarang saja karena besok ada kegiatan di Makassar. Jadi saya teleponlah pak sudi, daripada besok tidak datang, kita dikejar-kejar lagi kalau kita tidak periksa, habis itu lanjut ke Makassar lagi katanya,” beber

Ananda menyebut pemeriksaan terhadap Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, berlangsung selama 2 jam tanpa didampingi Kuasa Hukum dan dicecar sekitar 20 pertanyaan. Untuk langkah selanjutnya, penyidik akan menunggu hasil pemeriksaan kesehatan jiwa Yuli dari psikiater. Hal ini dilakukan karena ada dugaan trauma Yuli akibat perlakuan Andi Tenri. Selain itu, penyidik juga akan membawa barang bukti berupa alat CCTV ke laboratorium untuk diperiksa apakah kondisinya masih berfungsi atau sudah rusak.

“Selanjutnya pak Sudi akan dampingi Yuli ke psikiater Makassar karena rujukannya kesana. Soal CCTV, itu juga akan di uji lab dulu, apakah benar masih berfungsi atau sudah rusak,” lanjut Ananda.

Selain menanti proses hukum, publik juga masih menanti kabar dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Bone terkait apakah ada pelanggaran kode etik saat peristiwa dugaan penganiayaan Andi Tenri terhadap Yuli. Sampai berita ini diterbitkan, Andi Tenri Walinonong masih memilih bungkam dan enggan membalas pesan WhatsApp.


Comment