MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar rapat dengar pendapat bersama PLN Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulselbartra) terkait membengkaknya tagihan listrik warga, Selasa, 23 Juni 2020.
Dalam Rapat tersebut hadir Perwakilan YLKI Sulsel, Ambo Masse dan Perwakilan Ombudsman Maria Ulfa yang ikut dalam RDP bersama dengan DPRD serta PLN.
Asisten II Pemprov Sulsel, Muhammad Firdan berharap, melalui RDP ini PLN bisa memberikan penjelaskan detail soal kenaikan tagihan listrik yang membengkak.
“Kita berharap, dalam RDP Ini PLN bisa memberikan penjelasan dengan detail, sehingga publik bisa tahu terjadinya pembengkakan tagihan listrik,” kata M Firdan.
General Manager PLN Wilayah Sulselbatra, Ismail menjelaskan, terjadinya kenaikan tagihan lantaran banyaknya menggunakan listrik di masa pandemi.
“Mungkin kenaikan terjadinya karena banyaknya warga yang menggunakan listrik, mereka stay and home di masa Pandemi. Sebab, tidak ada kenaikan TDL,” jelasnya. (*)
Comment